Menteri Dalam Negeri Koordinasi KPU Tunda SK Pemilihan Pimpinan DPRD

- Pewarta

Senin, 23 September 2019 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan sudah berkoordinasi dengan KPU terkait penundaan Surat Keputusan (SK) pelantikan termasuk juga SK pemilihan pimpinan DPRD sepanjang ada surat dari partai dan ada kepengurusan dari KPU.

“Ini kami sudah koordinasi dengan KPU sepanjang ada surat dari partai, ada kepengurusan dari KPU, saya bisa menunda dulu SK pelantikan termasuk juga SK pemilihan pimpinan DPRD,” ujar dia, berdasarkan keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Tahap konsolidasi sekarang, kata dia, sudah mulai pada tahap pelantikan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, dia memohon maaf jika masih ada kesulitan di beberapa daerah yang Partai Politiknya mendadak menarik calon anggota Dewan.

“Mohon maaf masih ada kesulitan di beberapa daerah yang mendadak Parpolnya menarik calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat,” kata dia.

Ia bilang, kendala yang dihadapi dalam Pemilu Serentak 2019 lalu agar menjadi perhatian dan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan pesta demokrasi berikutnya.

Ia mencontohkan kendala yang ada pada durasi atau lamanya pelaksanaan kampanye yang menurutnya harus diperingkas lagi untuk efektivitas.

Meski begitu, dia tetap memuji kinerja KPU di tingkat pusat dan daerah yang mampu melaksanakan Pemilu Serentak 2019 dengan baik dan profesional.

“Atas nama Pemerintah menyampaikan penghormatan apresiasi kepada jajaran KPU mulai KPU pusat sampai daerah, sampai TPS yang telah mampu melakukan konsolidasi demokrasi selama lima tahun yang dimulai dari Pemilihan Kepala Daerah serentak tiga periode ditambah Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden,” kata dia.

Ia mengatakan suksesnya Pemilu juga didukung jaminan stabilitas keamanan dari sinergi polisi, TNI, dan BIN, hingga ke tingkat Polsek sampai Babinsa dibantu oleh semua partai politik mengkonsolidasikan diri.

Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 itu, kata dia, juga turut didukung dengan netralitas Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dan Kejaksaan Agung dalam menyidangkan perkara secara netral dan objektif sehingga partisipasi masyarakat menjadi 80 persen lebih.

“Hasilnya jelas bahwa partisipasi sudah mencapai 80 persen lebih berkat prestasi teman-teman sekalian,” kata dia. (afl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB