Menkeu Mnuchin: AS Tidak Akan Intervensi di Pasar Uang Untuk Saat Ini

- Pewarta

Kamis, 29 Agustus 2019 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

US Treasury Secretary Steven Mnuchin returns to a hotel with members of his negotiation team after trade talks in Beijing on February 14, 2019. - US and Chinese negotiators on February 14 kicked off two days of high-level talks that President Donald Trump says could decide whether he escalates the bruising tariff battle between the world's two biggest economies. (Photo by GREG BAKER / AFP)

US Treasury Secretary Steven Mnuchin returns to a hotel with members of his negotiation team after trade talks in Beijing on February 14, 2019. - US and Chinese negotiators on February 14 kicked off two days of high-level talks that President Donald Trump says could decide whether he escalates the bruising tariff battle between the world's two biggest economies. (Photo by GREG BAKER / AFP)

Adilmakmur.co.id, Washington – Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, Rabu (28/8/2019) bahwa Amerika Serikat tidak bermaksud untuk melakukan intervensi di pasar mata uang untuk saat ini.

Mnuchin mengatakan kepada Bloomberg dalam sebuah wawancara bahwa situasinya dapat berubah di masa depan, tetapi ia yakin tindakan seperti itu akan lebih efektif jika Departemen Keuangan AS melakukan intervensi bersama dengan Federal Reserve dan sekutu-sekutu AS.

Departemen Keuangan tidak “memiliki niat intervensi saat ini,” kata Mnuchin seperti dikutip Bloomberg. “Situasi bisa berubah di masa depan, tetapi saat ini kami tidak sedang mempertimbangkan intervensi.”

Presiden AS Donald Trump sering mengeluh bahwa dolar AS terlalu kuat terhadap mata uang mitra dagang utama, termasuk Eropa dan China, membuat ekspor AS berada pada posisi yang kurang menguntungkan.

Dia telah meminta Federal Reserve untuk memotong suku bunga, sebagian untuk membendung kenaikan dolar AS baru-baru ini ke tertinggi multi-tahun.

Mnuchin menjuluki China sebagai manipulator mata uang awal bulan ini setelah bank sentral China, People’s Bank of China (PBOC) mengizinkan yuan untuk secara singkat tergelincir di bawah level kunci tujuh yuan terhadap dolar.

Pada Juli, Mnuchin mengatakan kepada Reuters bahwa Departemen Keuangan belum membuat perubahan pada kebijakannya mengenai penggunaan untuk Dana Stabilisasi Kurs (Exchange Stabilization Fund) senilai 93,8 miliar dolar AS, yang telah digunakan dalam intervensi pasar terkoordinasi sebelumnya untuk menstabilkan mata uang tertentu di saat krisis keuangan. (ash)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

Posters for the three series of Decoding the Hainan FTP

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB