Prabowo Subianto Ungkap Alasannya Mengapa Perang Dunia Ketiga Tak Boleh Terjadi

- Pewarta

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

ADILMAKMUR.CO.ID – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan invasi Rusia ke Ukraina sejak Februari 2022 berdampak secara global.

Bahkan, banyak tokoh-tokoh dunia memprediksi hal itu akan memicu Perang Dunia (PD) III.

“Korban meninggal bisa puluhan juta orang kalau terjadi Perang Dunia III, yang kita doakan tidak terjadi dan tidak boleh terjadi.”

“Dan kita minta kepada Yang Mahakuasa untuk menghindari umat manusia dari bencana yang lebih besar,” ujar dia.

Prabowo Subianto menceritakan kisah di balik kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia beberapa waktu lalu.

Tujuannya untuk memediasi kedua negara yang sedang berperang tersebut.

Prabowo menuturkan ia diminta Jokowi menelepon jenderal-jenderal agar RI diperbolehkan jadi mediator.

Ia juga menugaskan Prabowo untuk membangun komunikasi dengan negara terkait untuk memediasi konflik dunia.

“Beliau juga perintahkan saya, ‘Menhan pakai jalur pertahanan, bicara sama jenderal-jenderal Amerika dan jenderal-jenderal Rusia, bisa enggak Indonesia mediator, mediasi?'” ujar Prabowo mengulang perintah Presiden Jokowi.

Prabowo menyampaikan hal itu saat memberi sambutan pada puncak milad ke-45 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu, 29 Oktober 2022.

Pada kesempatan itu Prabowo Subianto menyumbangkan 25 mobil operasional untuk Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Klik artikelnya di sini: Bantu Pemeliharaan 100 Ribu Masjid, Prabowo Sumbang 25 Mobil Operasional untuk BKPRMI

Prabowo melanjutkan Indonesia dengan sistem politik bebas aktifnya pun berupaya menjadi penengah konflik Rusia-Ukraina agar eskalasi tidak meluas.

Arahan tersebut pun ditindaklanjutinya. Ia pun menyambangi Menhan Amerika Serikat (AS), Llyod Arnold III, di Gedung Pentagon, Washington DC, pada pekan lalu dan ke negara lainnya dalam waktu dekat.

Langkah-langkah tersebut, terang Prabowo, merupakan langkah konkret Indonesia dalam menciptakan dan menjaga perdamaian dunia sesuai mandat konstitusi.

“Kita berusaha untuk menjadi jembatan untuk meleraikan petempuran, untuk menyejukkan semua pihak.”

“Tidak gampang. Presiden sudah coba, saya juga sudah coba. Saya panggil kedua duta besar, masing-masing bersikeras,” ungkapnya.

Prabowo mengaku bangga dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia yang tidak berpihak kepada blok mana pun.

“Kita menghormati semua bangsa, semua negara, semua ras, semua suku.”

“Itulah jiwa tradisi bangsa Indonesia dan itulah yang saya sangat senang pemimpin-pemimpin, tokoh-tokoh, seperti Imam Besar kita, tokoh-tokoh Remaja Masjid Indonesia.”

“Adalah Islam yang selalu sejuk, Islam yang damai, Islam yang tidak mau terpancing, Islam yang tidak mau memusuhi, Islam yang mencari jalan damai,” imbuhnya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Adilmakmur.co.id, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB