Warga Kembali Mengungsi ke Kantor Gubernur

- Pewarta

Rabu, 26 Desember 2018 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kota Bandarlampung saat mengungsi di posko pengungsian di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

Warga Kota Bandarlampung saat mengungsi di posko pengungsian di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

Adilmakmur.co.id, Bandarlampung – Ratusaan warga Kota Bandarlampung yang tinggal di pesisir Teluk Lampung dan sekitarnya kembali mengungsi di posko pengungsian di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

“Saya kembali lagi karena dengar kabar nanti malam ada tsunami jam 01.00 wib, makanya saya kembali lagi mengungsi,”ujar putri pengungsi asal Kotakarang, Telukbetung, di Bandarlampung, Rabu (26/12/2018) dini hari.

BACA JUGA : Destinasi Wisata di Kalianda Rusak Akibat Tsunami

Menurutnya, kedatangan ke lokasi ini unthk mengungsi, karena mendengar kabar bahwa pada pukul 01.00 wib akan terjadi gempa dan tsunami.

Selain itu, mengungsi ke Kantor Gubernur karena sangat aman, karena jaraknya jauh dari air laut dan berada dataran tinggi.

Ia mengatakan, ini merupakan hari ketiga setelah malam pertama kejadian tsunami pada Sabtu malam tersebut.

Mengenai letak tempat tinggalnya, Putri menjelaskan, bahwa rumahnya itu berjarak 500 meter dari pinggir pantai.

“Bila sudah aman saya dan keluarga akan pulang lagi ke rumah. Karena lebih nyaman tidur di rumah,” katanya.

Waliyah warga Lempasing, Kota Bandarlampung mengatakan, masih trauma bila mendengar ombak besar dan angin. apalagi malam tiba, anginnya cukup kencang.

“Saya masih takut mas. Bila sudah kembali kondusif saya pulang ke rumah. Siapa yang betah tinggal di pengungsian, pasti tidak ada,” katanya.

Dia mengatakan, untuk pulang ke rumah masih akan menunggu informasi jelas dari BMKG tentang perkiraan cuaca apakah akan ada taunami atau tidak.

Sementara itu ketika ditanya informasi dari mana datangnya, rata-rata pengungsi mengaku hanya mendapatkan kabar dari mulut ke mulut dan pesan singkat melalui telepon seluler.

Sebagian warga ada juga yang tidak mempercayai informasi tersebut, namun lebih baik ikut mengungsi untuk mengantisipasi. (tri)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB