Komisi III Jamin Uji Kelayakan Capim KPK Berjalan Profesional

- Pewarta

Kamis, 29 Agustus 2019 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menjamin proses uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan (capim) KPK akan berjalan profesional agar tidak ada keraguan di masyarakat terhadap calon yang nanti dipilih DPR.

“Kami berikan jaminan bahwa Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 10 capim KPK secara profesional,” kata Herman Hery di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Dia menjamin uji kelayakan capim KPK akan berlangsung terbuka sehingga tidak akan mengistimewakan calon dari salah satu institusi.

Menurut dia, proses uji kelayakan yang berlangsung terbuka itu, maka tidak akan ada yang bisa bermain-main dalam prosesnya karena semua berjalan secara profesional.

“Proses yang dilakukan Pansel KPK hingga menghasilkan 20 nama capim KPK, kami nilai prosesnya berjalan profesional dan propper. Kalau ada pihak yang mencurigai ada institusi tertentu yang diistimewakan, itu hak orang tersebut,” ujarnya.

Herman yang merupakan politisi PDIP itu menegaskan bahwa Komisi III DPR tidak memiliki kewenangan untuk menilai apakah capim KPK memiliki pelanggaran kode etik dan belum melaporkan LHKPN.

Dia mengatakan, Komisi III DPR akan menggunakan hak politiknya dalam uji kelayakan dan kepatutan.

Sebelumnya, para aktivis anti-korupsi yang tergabung dalam Koalisi Kawal Capim KPK menilai lolosnya 20 capim KPK dalam tahapan tes profile assessment tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan karena ada calon yang tidak patuh dalam melaporkan LHKPN.

Koalisi menilai ada juga beberapa nama yang dinyatakan lolos seleksi mempunyai catatan kelam pada masa lalu, itu mengartikan Pansel tidak mempertimbangkan isu rekam jejak dengan baik.

Koalisi Kawal Capim KPK menegaskan patut dicatat apabila calon-calon dengan rekam jejak bermasalah lolos berarti Pansel KPK memiliki andilnya sendiri dalam lemahnya agenda pemberantasan korupsi ke depan. (ibl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB