Yenny Wahid Dukung Amnesti untuk Baiq Nuril

- Pewarta

Kamis, 11 Juli 2019 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, mendesak pemberian amnesti untuk terpidana kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Baiq Nuril. Yenny memandang, perempuan memang harus bersuara atas perundungan seksual yang dialaminya. Bahkan menurut Yenny, keberanian Baiq dalam mengungkapkan kasus yang dialaminya sudah menuai pujian.

“Sangat (mendukung amnesti) ya, perempuan bersuara, atas persoalan perundungan seksual itu saja harus sudah dipuji keberaniannya. Nah, kita harus berikan dukungan agar semakin banyak korban mau bersuara dan perjuangkan keadilan,” kata Yenny usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di kawasan Monas, Rabu (10/7/2019).

Yenny pun menambahkan pesannya agar korban perundungan seksual mau bersuara tidak hanya ditujukan untuk perempuan, namun juga untuk laki-laki. Menurutnya, siapa pun korbannya harus mau berjuang demi keadilan. Melalui kasus Baiq inilah, lanjut Yenny, bentuk perjuangan menunut keadilan atas kasus perundungan seksual.

“Mereka orang-orang yang teraniaya, jadi harus kita bela,” katanya.

Hingga kini desakan agar Presiden Jokowi menerbitkan amnesti untuk Baiq Nuril terus mengalir setelah Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Baiq Nuril. Ditolaknya PK ini memperkuat vonis di tingkat kasasi yang menghukum Baiq Nuril enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsidier tiga bulan kurungan.

Dalam kasus ini, Baiq Nuril mengaku mendapat pelecehan pada pertengahan 2012. Saat itu, Nuril masih berstatus sebagai pegawai honorer di SMAN 7 Mataram. Namun, Nuril kini harus menjalani pidana atas pelanggaran UU ITE setelah dinilai menyebarkan rekaman percakapan antara dirinya dan sang pelaku pelecehan. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB