Wiranto : Mahasiswa Hingga Suporter Pun di Hasut untuk Melawan Aparat

- Pewarta

Jumat, 27 September 2019 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa berbagai elemen, mulai pelajar, mahasiswa, hingga suporter pun dihasut untuk berhadapan dengan aparat.

“Dari informasi, nantinya akan ada satu gerakan gelombang baru. Ini supaya kita waspada,” kata Wiranto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Wiranto menjelaskan gelombang baru yang dimaksudkan dilakukan oleh kelompok yang ingin menciptakan suasana chaos dengan melibatkan sejumlah kelompok masyarakat.

Ia mencontohkan demonstrasi mahasiswa dan pelajar di Gedung DPR beberapa waktu lalu, yang berujung ricuh karena ada hasutan dari kelompok yang ingin menciptakan suasana rusuh.

“Mereka sudah menghasut, memprovokasi adik-adik pelajar untuk berhadapan dengan aparat keamanan, dengan harapan muncul korban dan mempersalahkan kepada aparat keamanan,” katanya.

Wiranto menyebutkan korban itu akan dijadikan sebagai martir gerakan yang lebih besar, yakni situasi chaos dan membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah yang sah.

“Gerakan gelombang baru ini kita harus waspada karena akan mengerahkan kelompok Islam garis keras, juga akan melibatkan para suporter. Suporter bola kaki pun akan disasar untuk dilibatkan dalam gerakan itu,” katanya.

Selain itu, kata dia, elemen buruh, tukang ojek, hingga tenaga paramedis juga akan dipengaruhi dan diprovokasi untuk berbuat rusuh.

Bahkan, Wiranto menyebutkan bahwa paramedis ini sudah diberikan penyesatan, yakni adanya ketentuan bagi paramedis yang salah mengambil suatu keputusan dalam mengobati pasien akan kena denda Rp1 juta.

“Yang katanya menurut undang-undang. Padahal, tidak ada. Ini provokasi yang menyesatkan. Jadi, paramedis kita ingatkan jangan mengikuti provokasi dan penyesatan seperti itu,” kata Wiranto. (zlr)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB