Warga Solo akan Punya Walikota Baru, Anaknya Pak Presiden Jokowi

- Pewarta

Kamis, 23 Juli 2020 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id – Purnomo tersingkir. Wakil walikota Solo ini harus mengubur mimpinya untuk bisa berlaga di pilkada Solo desember nanti.

Karir politik Purnomo mendadak berhenti setelah dihadang Gibran, putra sulung presiden yang tanggal 23 september 2019 lalu baru mendaftarkan diri sebagai anggota resmi PDIP. Meski lebih senior dan punya pengalaman lebih matang, tapi Purnomo bukan anak presiden.

Dari sisi akseptabilitas dan elektabilitas, Purnomo jauh lebih tinggi dari Gibran. Sebelum akhirnya anjlok ketika Purnomo sempat mengundurkan diri dari pencalonan. Kok mundur? Rupanya Purnomo menyadari tak mungkin bisa melawan putra mahkota. Tahu siapa yang dihadapi. Tapi, pengunduran diri Purnomo ditolak oleh DPC PDIP Solo. Ujung-ujungnya, ia pun tetap gak direkomendasi DPP. Nyesek!

Selain anak presiden, Mas Gibran lebih muda. keluh Purnomo setelah pulang dari istana. Kasihan amat! Lebih kasihan lagi, Purnomo sekarang harus muncul ke publik untuk memberi dukungan ke Gibran. Publik tahu itu bukan jiwa besarnya, tapi ada faktor x kenapa ia harus melakukannya. Purnomo bukan malaikat bro!

Kecewa, manusiawilah, kata FX Hady Rudyatmo, walikota Solo yang sekaligus Ketua DPC PDIP Solo yang sedari awal ngotot rekomendasikan Purnomo untuk maju sebagai calon walikota Solo. Idealisme Hady layak diapresiasi. Meski pada akhirnya harus menyerah di hadapan dua kekuatan besar yaitu presiden dan DPP.

Itulah politik. Tak ada pakem kecuali kepentingan yang ditransaksikan di atas meja demokrasi. Siapa yang mampu membeli dengan harga paling tinggi, dialah pemenangnya. Soal moral dan kepatutan, itu nomor 12. Peduli amat!

Kenapa Gibran yang baru berusia 33 tahun dan belum genap setahun jadi kader resmi PDIP harus dipaksakan maju di pilkada Solo? Pertama, ini soal Momentum. Dalam posisi orang tua jadi presiden, Gibran lebih mudah mendapatkan tiket PDIP. Dalam konteks pilkada Solo, pertarungan yang sesungguhnya adalah merebut tiket PDIP. Tiket didapat, beres! Karena ini yang paling menentukan. Meski harus memotong Purnomo yang jauh lebih senior, berpengalaman dan matang.

Beda cerita jika Gibran harus berjuang sendiri untuk mendapatkan tiket dari PDIP. Tanpa tangan Sang Ayah, gak kebayang bisa dapat rekomendasi itu.

Kedua, peluang menang sangat besar. Siapapun yang dicalonkan PDIP di pilkada Solo, hampir pasti akan menang. Sebab, Solo itu basis PDIP.

Lalu, siapa bakal calon lawan Gibran? Kotak kosong! Bukan karena tak ada yang berani. Faktornya karena tiket tersisa gak cukup untuk mengusung calon lawan. Sudah habis diborong istana.

Di Solo, 30 kursi milik PDIP. Gerindra, PAN dan Golkar masing-masing 3 kursi. PSI 1 kursi. Semua akan mengusung Gibran. Kecuali 5 kursi PKS tak cukup mengusung calon sendiri. Sebab, untuk mengusung calon minimal 9 kursi.

Kenapa PKS gak ikut bergabung? Bukannya kalau gak ikut bergabung juga gak bisa mencalonkan?

Jika PKS sedikit mau bersikap pragmatis dengan ikut mengusung Gibran, setidaknya akan kecipratan kompensasi. Apakah berupa biaya operasional kampanye, ataupun pasisi di pemerintahan Solo nantinya. 5 kursi, pasti lumayan!

Hingga hari ini, tak ada tanda-tanda PKS ikut dukung. Justru sebaliknya, PKS tampak menguatkan posisinya sebagai partai oposisi terhadap Jokowi. Konsisten!

Bagaimana kalkulasi politik di pilkada Solo desember besok? Gibran akan menang. Peluang untuk kalah kecil sekali.

Sederhana menghitungnya. Pertama, Solo basis PDIP. Terbukti 67% suara PDIP kuasai. 30 kursi DPRD diduduki. Dan kita tahu, kader dan pemillih PDIP cukup militan. Mesin politiknya bisa diandalkan.

Kedua, Gibran didukung oleh semua partai kecuali PKS. Dalam konteks ini, PKS juga gak punya calon. Artinya, gak akan ada lawan berarti. Cuma kotak kosong.

Memang, pilkada Makasar tahun 2019 kotak kosong bisa menang. Tapi, Makasar bukan Solo. Kondisi obyektifnya jauh berbeda. Jangan dibandingkan. Gak tepat!

Ketiga, Gibran anak presiden. Akses kekuasaan akan sangat membantu bagi kemenangan Gibran. Belum lagi peran para pendukung Jokowi. Baik dukungan politik maupun logistik.

Bagi warga Solo, siap-siaplah punya walikota baru dan sangat muda. 33 tahun. Nama walikota itu adalah Gibran Rakabuming Raka. Putra Sulung Presiden Jokowi. Bagi anda yang belum sreg dan meragukan kapasitas Gibran, berupayalah untuk belajar menerima keadaan seperti Purnomo. Pasrah! Karena itulah situasi obyektifnya. Kalau gak bisa terima, emang lu bisa apa?

Oleh : Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB