Surat Terbuka untuk Ade Armando, yang Sebenarnya Dungu itu Anda

- Pewarta

Selasa, 2 Juni 2020 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Entah ada angin apa tiba-tiba Ade Armando mengunggah poster kegiatan Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) yang bertajuk kemungkinan pemakzulan presiden di tengan pandemi.

Kebetulan keynotenya adalah Prof. Din Syamsuddin ketua umum PP. Muhammadiyah 2005-2015.

Dalam captionnya, Ade Armando mengatakan bahwa Muhammadiyah ingin memakzulkan presiden dan Din Syamsuddin dungu.

Siapa yang dungu sebenarnya? Ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh Bung Ade Armando.

1. Keliru jika menyebut penyelenggara diskusi tersebut Muhammadiyah. Yang benar adalah Mahutama, komunitas ahli hukum tata negara yang berafiliasi kepada Muhammadiyah.

2. Diskusi tersebut tidak lahir di ruang hampa, melainkan sebuah respon dari peristiwa sebelumnya. Ada upaya intimidasi diskusi dan teror kepada panitia diskusi bertajuk sama di UGM. Mahutama hanya ingin menunjukan bahwa kebebasan pendapat mesti mendapat tempat dalam demokrasi.

3. Diskusi dengan tema pemakzulan berbeda dengan upaya pemakzulan. Apalagi yang didiskusikan adalah soal aturan hukum. Kita boleh tidak setuju tema diskusi ini diangkat saat pandemi. Namun harus tetap disampaikan secara baik dan argumentatif. Bukan dengan teror atau dengan mendungukan orang lain.

4. Muhammadiyah berdiri sebelum bangsa ini lahir. Tokoh-tokoh Muhammadiyah tidak perlu diragukan rasa kebangsaannya. Silahkan Bung Ade langsung bertabayyun dan silaturahim jika memang ada yang kurang sreg di hati.

Yang jelas ketika ada tokoh Muhammadiyah bersikap oposan, jangan samakan dengan oposan-oposan yang hanya mengacaukan atau merecoki pemerintah.

Semoga Bung Ade membaca surat terbuka ini dan mau mencabut kembali pernyataannya. (Oleh : Roby Karman, Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB