Sebesar 23,8 Persen, Elektabilitas Calon Presiden Prabowo Subianto Tempati Posisi Tertinggi

- Pewarta

Senin, 29 Agustus 2022 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

ADIL MAKMUR – Hasil survei INDOMETER menunjukkan bahwa elektabilitas Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) menempati posisi tertinggi dengan persentase sebesar 23,8 persen.

“Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra dan elektabilitasnya selalu unggul berada di atas angin, ditambah lagi berpengalaman dua kali bertarung dalam Pilpres,” kata Direktur Eksekutif lembaga survei INDOMETER Leonard SB dalam hasil survei yang diterima di Jakarta, Senin.

Di sisi lain, terdapat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 20,7 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 18,0 persen.

“Prabowo, Ganjar, dan Anies bersaing di tiga besar elektabilitas capres,” ucap Leonard, dikutip Adilmakmur.co.id dari Antara News.

Menurut Leonard, ketiga tokoh tersebut secara resmi telah mendapat dukungan dari partai-partai politik.

Dalam deklarasi koalisi Gerindra dan PKB, Prabowo menyatakan kesiapan-nya maju kembali pada Pilpres 2024.

Sedangkan, Ganjar dan Anies masuk dalam daftar usulan capres NasDem melalui rakernas yang digelar pada bulan Juni lalu.

Koalisi Gerindra dan PKB membuka kemungkinan paket Prabowo berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) masih melakukan konsolidasi, belum mengusulkan nama-nama capres.

Terakhir, PDI Perjuangan mulai melakukan safari politik bertemu NasDem, setelah sebelumnya berencana koalisi bersama PKS dan Demokrat.

“Dengan masih berlakunya ketentuan presidential threshold (PT) 20 persen, paling banyak terbentuk empat poros koalisi, dengan catatan jika PDIP maju tanpa koalisi,” kata Leonard.

Survei INDOMETER dilakukan pada 15-20 Agustus 2022 terhadap 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia, yang dipilih secara acak bertingkat survei (multistage random sampling).

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Margin of error survei sekitar 2,98 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB