Saut Situmorang : Jangan Khawatir KPK Berpaham Radikal

- Pewarta

Jumat, 21 Juni 2019 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang menegaskan tidak perlu ada kekhawatiran masyarakat terkait radikalisme di KPK.

“Permintaan data ke BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) itu sesuatu normatif saja, dulu juga ‘dihighlight’ (ditekankan) dengan melibatkan Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional) dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) mengenai ideologi bangsa Indonesia dan setelah saya di KPK 4 tahun, tidak ada yang seperti itu, jangan jangan dilihat hanya dari jenggot, kumis, sepatu yang dipakai,” kata Saut Situmorang di auditorium gedung Anti Coruption Learning (ACLC) KPK Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Isu radikalisme di KPK berkembang karena panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK 2019-2023 melibatkan pelacakan oleh BNPT agar jangan sampai pimpinan KPK terpapar radikalisme karena dugaan kecenderungan radikalisme di lembaga tersebut.

“Saya sih setuju ke kantor pakai ‘jeans’, tapi kan tidak semua bilang begitu. KPK itu merah putih makanya kantornya gedung Merah Putih, ada Garuda Pancasila yang besar di kantor kami dan sekali lagi KPK bagian dari sistem ketatanegaraan, jadi saya tidak terlalu ‘worry’ dengan radikalisme itu karena ada alat untuk mengetes orang-orang yang berintegritas dan tidak dipengaruhi ideologi lain selain ideologi antikorupsi,” jelas Saut.

Apalagi menurut Saut, sistem “check and balance” di KPK tinggi dengan menggunakan Key Performance Index yang terukur ditambah dengan Pengawasan Internal KPK yang kuat.

Sedangkan mengenai calon pimpinan yang mendaftar ke KPK hingga saat itu Saut menilai semua pihak sah-sah saja untuk mengajukan namanya.

“Sah-sah saja mengajukan semua nama asal sesuai dengan ketentuan dan persyaratan, tapi kan akan ada penilaian, jadi disaring dulu sebelum dites. Biarkan sebanyak mungkin nama tapi apakah semua memenuhi kriteria, pasti pansel punya metodenya sendiri, ditambah akan ada banyak rekomendasi dari publik,” tambah Saut.

Sebelumnya beredar salinan surat Kapolri nomor B/722/VI/KEP/2019/SSDM tertanggal 19 Juni 2019 yang ditandatangani Asisten bidang SDM (As SDM) Kapolri Irjen Eko Indra Heri yang membuat 9 nama perwira tinggi Polri yang akan mengikuti seleksi capim KPK.

Sembilan nama tersebut adalah Wakabreskrim Polri Irjen Antam Novambar, Pati Polri penugasan di BSSN Irjen Dharma Pongkerum, Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Coki Manurung, Analis Kebijakan Utama bidang Polair Baharkam Polri Irjen Abdul Gofur, Pati Polri penugasan Kemenaker RI Brigjen Muhammad Iswandi Hari.

Kemudian Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Bambang Sri Herwanto, Karo Sunluhkum Divisi Hukum Polri Brigjen Agung Makbul, Analis Kebijakan Utama bidang Bindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Juansih dan Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani.

“Tidak ada jatah dari Polri berapa atau dari mana berapa, ini pansel menjaring kemudian dipilih. Kalau tidak cocok disingkirkan. Jadi sejauh apa pretensi pansel menjaring orang-orang yang berintegritas kita lihat saja,” ungkap Saut, seperti dikutip Antara. (dln)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB