Rizal Mallarangeng Bantah Ancam Kader Cabut Dukungan untuk Bamsoet

- Pewarta

Rabu, 3 Juli 2019 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta membantah mengancam para kader untuk mencabut dukungan kepada Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai calon ketua umum Partai Golkar.

“Tidak ada ancaman, pencabutan dukungan terhadap Bamsoet dilakukan secara sukarela oleh para kader. Justru sebaliknya saya menyayangkan sikap Bamsoet yang mencari dukungan dengan cara mengintimidasi,” ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Sebelumnya Bamsoet menyebut Rizal Malaranggeng mengancam anggota Partai Golkar DPD DKI Jakarta sehingga para kader terpaksa mencabut dukungan terhadap dirinya dalam bursa ketum Golkar.

Menyikapi tudingan itu, Rizal meminta Bamsoet agar berpolitik dengan santun. Dia mengingatkan politik adalah alat untuk mencapai kekuasaan, namun seyogyanya berpolitik harus dilakukan secara elegan dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

“Mencari dukungan dengan cara-cara intimidasi agar segera dilakukan Munaslub, ini kan cara yang keliru. Semua sudah sepakat bahwa Munas akan diselenggarakan pada Desember 2019. Jadi yang kemarin dukung Bamsoet itu lalu sadar dan mencabut, nggak ada paksaan. Sepenuhnya atas kesadaran sendiri,” ujar Rizal.

Rizal juga mengatakan bahwa Bamsoet memeroleh dukungan dari DPD Partai Golkar DKI tanpa sepengetahuan dirinya. Dia juga menyebut Bamsoet sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengannya.

“Nggak pernah sowan, telepon, atau whatsApp. Saya sedang ke luar negeri, dia curi-curi, dukungan akhirnya dicabut,” tegasnya.

Lebih jauh Rizal menekankan bahwa Bamsoet sejatnya berutang kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto karena telah menjadi Ketua DPR RI.

“Saya termasuk yang merekomendasikan Bamsoet sebagai Ketua DPR saat itu. Dia berutang budi kepada kita semua, dia sudah dapat posisi bagus sebagai Ketua DPR, ya sudah jalankan tugas dengan baik,” ujar dia.

Dia mengatakan seluruh kader berhak mengikuti Munas dan mencalonkan diri sebagai ketua umum, namun Rizal meminta seluruhnya menggunakan cara yang benar.

“Gunakan cara yang benar, nanti dia rugi, dan Partai Golkar juga rugi,” kata Rizal. (ran)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB