Presiden PKS : Kader Korupsi Harus Pilih Mundur atau Dimundurkan

- Pewarta

Senin, 19 Agustus 2019 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Surabaya – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menegaskan partainya memberi dua pilihan jika kadernya, terutama anggota legislatif, terbukti terlibat tindak pidana korupsi, yaitu mundur atau dimundurkan.

“Pilihan pertama silakan mundur sukarela atau pilihan kedua kami yang memecatnya,” kata Sohibul Iman ketika ditemui usai memberikan pembekalan calon anggota terpilih DPRD kabupaten/kota PKS se-Jatim di Surabaya, Minggu (18/8/2019).

Pada kasus-kasus keterlibatan korupsi yang pernah dialami kader PKS, kata dia, DPP memberikan sanksi sama.

Namun, PKS juga akan memberikan kesempatan berupa hak praperadilan kepada kadernya jika dirasakan tidak mendapat perlakuan hukum sesuai dengan kenyataannya.

“Kalau kemudian praperadilan tidak diambil atau mengambil tetapi tetap kalah, berarti status tersangkanya dilanjutkan. Sanksi harus dijalankan,” ucapnya.

Sementara itu, sebagai upaya mencegah kader PKS terlibat korupsi, Sohibul Iman mengatakn bahwa DPP sudah memberikan pembekalan kepada seluruh kadernya yang duduk di DPRD kabupaten/kota, provinsi, dan DPR RI.

Di pusat, lanjut dia, pembekalan mengundang pihak dari KPK supaya mempunyai pemahaman yang jelas tentang hal-hal yang melanggar, seperti kasus gratifikasi, suap serta korupsi.

Di sisi lain, PKS juga memberikan pembekalan wawasan tentang kebangsaan yang di Jatim melibatkan pihak dari Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya.

Pembekalan ini, lanjut dia, sebagai bekal para kader yang duduk di kursi legislatif sebelum menjalankan tugasnya mewakili rakyat.

Pembekalan calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota dari PKS dihadiri 104 orang dari 110 kader PKS di seluruh daerah di Jatim yang lolos sebagai anggota dewan dalam Pemilu 2019.

Ia menyebutkan enam orang kader lainnya telah mengikuti pembekalan di Jakarta, yakni empat anggota DPRD Provinsi Jatim serta dua anggota lainnya adalah anggota DPR RI. (fiq)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB