Politikus Golkar Bowo Sidik Disebut Terima Amplop Senilai Rp8 Miliar

- Pewarta

Rabu, 4 September 2019 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineers (IAE) M Indung Andriani mengaku atasannya Politikus Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso menerima amplop senilai total Rp8 miliar dengan uang pecahan Rp20 ribu di masing-masing amplop.

“Pak Bowo mengatakan nanti akan ada orang yang mengantarkan uang, nanti dimasukan ke amplop satu lembarnya berisi Rp20 ribu,” kata Indung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Indung bersaksi untuk terdakwa Bowo Sigit Pangarso yang didakwa menerima suap senilai 163.733 dolar AS dan Rp611.022.932 serta gratifikasi sejumlah 700 ribu dolar Singapura dan Rp600 juta terkait dengan jabatanannya sebagai anggota Komisi VI dan anggota Badan Anggaran (banggar) DPR.

Dalam surat dakwaan disebutkan pada 29 Maret 2019, KPK melakukan penangkapan terhadap Bowo Sidik dan penggeledahan di kantor milik Bowo, yaitu PT Inersia Ampak Engineers dan menemukan uang tunai sebear Rp8.000.300.000 dalam pecahan Rp20 ribu dalam 400.015 amplop putih yang ditempatkan di 4.000 kotak amplop yang disimpan dalam 81 kardus dan 2 kontainer plastik warna oranye.

Uang itu merupakan hasil penukaran gratifikasi yang diberikan secara bertahap dalam bentuk mata uang asing dan rupiah, yaitu 250 ribu dolar Singapura, 200 ribu dolar Singapura, 200 ribu dolar Singapura, 50 ribu dolar Singapura dan Rp600 juta.

“Saya komunikasi sebelum pengantaran uangnya, biasanya Pak Ayi yang komunikasi,” ungkap Indung.

“Jadi uang tersebut ada delapan kali pengantaran dan masing-masing Rp1 miliar diterima oleh saksi?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Ikhsan Fernandi.

“Ya, nama-nama yang menerima itu tercatat di buku kas, mereka orang-orang yang ada di kantor,” jawab Indung.

Menurut Indung, buku kas tersebut ia buat sendiri sebagai catatan penerimaan uang milik Bowo.

“Yang membuat catatan itu saya untuk Pak Bowo. Pak Bowo akan meminta tolong kita di kantor memasukan uang yang rencananya akan dibagikan ke dapil Pak Bowo yang diantar orang suruhan Pak Bowo ke kantor, nama orangnya Pak Ayi, saya tidak kenal,” jelas Indung.

Dalam dakwaan disebutkan pada awal 2019 Bowo meminta bantuan Ayi Paryana menukarkan uang sejumlah 693.000 ribu dolar SIngapura ke dalam mata uang rupiah secara bertahap sehingga totalnya mencapai Rp7,189 miliar.

Ayi Paryana adalah mantan Sekjen Nawacita. Ayi delapan kali menukarkan uang sebanyak Rp8 miliar itu ke bentuk pecahan Rp20 ribu ke Bank Mandiri dan mengantarkan uang tersebut ke kantor PT IAE miliki Bowo dan diterima Direktur PT IAE, Indung ANdriani secara bertahap sebanyak delapabn kali dimana setiap satu kali pengiriman adalah sebesar Rp1 miliar.

Dengan demikian keseluruhan uang yang dibawa Ayi Paryana mencapai Rp8 miliar yang terbagi ke dalam pecahan Rp20 ribu untuk kebutuhan kampanye Bowo Sidik sebagai calon anggota DPR daerah pemilihan Jawa Tengah. (dln)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB