Pertemuan PPP-Jokowi Juga Bahas Pembentukan Kabinet

- Pewarta

Rabu, 10 Juli 2019 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Bogor – Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengungkapkan pertemuan pengurus partai itu dengan Presiden Joko Widodo juga membahas pembentukan kabinet.

“Nah yang berikutnya ini yang ditunggu-tunggu soal kursi kabinet ya,” ungkap Arsul usai pertemuan tertutup di Istana Bogor, Selasa (9/7/2019) petang.

Ia menyebutkan Presiden Jokowi mempersilakan PPP untuk mengajukan jumlah nama portofolio di kabinet.

“Nanti malam kami mau shalat Istikharah dulu,” kata Arsul.

Di awal keterangannya, Arsul mengatakan terpilihnya Jokowi-Ma’ruf tidak terlepas dari kontribusi dan peran jajaran PPP seluruh Indonesia.

“Untuk itu Presiden sekali lagi mengucapkan terima kasih dan apresiasi,” katanya.

Ia juga mengungkapkan PPP sempat khawatir apakah bisa melewati parliamentary threshold apa tidak, tapi akhirnya PPP bisa melewati ambang batas parlemen dan mendapatkan 4,52 persen.

Sementara itu mengenai nama-nama yang akan diajukan kepada Presiden, Arsul mengatakan partainya menganut prinsip gantian.

“Tentunya di antara kami yang ada di sini yang menjadi calon menteri yang nanti oleh pak ketum segera diajukan ke Pak Jokowi,” katanya.

Menurut dia, sebagai partai kader, pihaknya juga harus memberikan kesempatan kader lain untuk bisa menduduki jabatan jabatan di pemerintahan.

“Tidak tertutup kemungkinan nanti di Mukernas akan ada rekomendasi dari jajaran PPP,” kata Arsul.

Sementara itu Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan pembentukan kabinet merupakan wilayah prerogatif presiden.

“Nanti setelah presiden bertanya siapa, pos di mana, tentu saya akan kasih tau siapa gitu,” katanya.

Ia menyebutkan jika diperlukan kader perempuan, partai berlambang Kakbah itu juga memiliki banyak kader.

“Mau kelas ringan, kelas berat, kami punya semua,” katanya.

Ia juga berharap jika nanti kader PPP dipercaya menjadi menteri, maka bisa bertahan hingga lima tahun.

“Jangan sampai di tengah diganti lagi dengan kader lain. Kita ingin kader kader yang terbaik,” kata Suharso. (ags)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB