Pengamat Nilai Manuver Politik NasDem Belum Berpotensi Oposisi

- Pewarta

Senin, 5 Agustus 2019 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pengamat Politik Ade Reza Hariyadi menilai bahwa manuver politik yang dilakukan oleh Partai NasDem belum berpotensi untuk menjadikan partai besutan Surya Paloh ini untuk menjadi partai oposisi.

“Tidak cukup alasan yang kuat untuk menyimpulkan bahwa manuver politik yang dilakukan oleh NasDem ini berpotensi menjadi oposisi politik,” ujar Ade di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, jika NasDem dicermati dari sejarah serta para tokoh politiknya, partai tersebut tidak didesain oleh para pendirinya untum berada di posisi di luar pemerintahan.

Sehingga, lanjut Ade, jika sekarang terdapat opini-opini yang cukup kritis dari NasDem dan berbeda dengan isu pembentukan Presiden Joko Widodo yang terlihat akan membuka dirinya kepada partai-partai lain, itu tak lain adalah merupakan bagian dari “power interplay” Partai NasDem.

“Power interplay” merupakan dimana setiap kekuatan politik menjajaki satu sama lain dan mencoba untu membangun satu konsensus, dalam rangka formasi pemerintahan yang dianggap bisa merepresentasikan kepentingan politiknya secara efektif.

“Saya kira ini adalah bagian daripada ‘power interplay’ NasDem untuk meningkatkan ‘bargaining politic’-nya di dalam formasi pemerintahan periode 2019-2024. Tidak ada iktikad politik yang sungguh-sungguh untuk kemudian berada di luar posisi pemerintahan,” papar Ade.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia tersebut juga mengatakan bahwa konsekuensi bagi NasDem untuk menjadi partai oposisi di luar pemerintahan dinilai tidak akan menguntungkan.

“Konsekuensinya entu akan sangat dipertimbangkan oleh NasDem tidak akan menguntungkan. Apalagi dalam beberapa kesempatan, NasDem sangat menunjukkan kesan politik bahwa partainya dekat dgn Pak Jokowi dan diklaim sebagai bagian dari NasDem,” tandasnya. (arn)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB