Pengamat Harapkan Pidato Presiden Menyentuh Persoalan Hukum

- Pewarta

Jumat, 16 Agustus 2019 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ahli hukum tata negara dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Jentera, Bivitri Susanti mengharapkan pidato kenegaraan yang dibacakan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Gedung MPR DPR hendaknya dapat menyentuh persoalan hukum.

“Utamanya saya berharap ada respon Jokowi terhadap kritik dari kalangan orang-orang hukum termasuk saya sendiri,” kata Bivitri saat dihubungi, Jumat (16/8/2019).

Menurut Bivitri, kritik itu muncul setelah pidato visi misi yang disampaikan Presiden di Sentul, beberapa waktu lalu tidak menyentuh sama sekali soal hukum.

“Saya kira sepatunya di momentum yang baik ini Jokowi membahas soal-soal negara hukum,” katanya.

Ia menjelaskan, persoalan hukum yang dimaksudkan bukan hukum dalam arti untuk kelancaran investasi dan sebagainya saja, tapi juga soal pemberantasan korupsi dan penyelesaian masalah ham berat masa lalu.

Menurut Bivitri pidato kenegaraan ini menjadi lebih menarik dibanding pidato pertama yang menyampaikan kinerja lembaga pemerintahan.

Ia mengatakan ada isu-isu yang sangat ingin didengar oleh pengamat adalah soal nomenklatur kabinet yang akan lebih kekinian.

Selain itu yang lebih menarik lagi isi pidato ini adalah soal pemindahan ibu kota.

“Satu lagi yang saya harapkan respon Jokowi bahwa katanya beliau tidak setuju dengan amendemen konstitusi, ini saya sambut baik karena saya kira ini bukan momentum yang tepat karena saya kira kita harus maju ke depan untuk memperbaiki segala hal,” kata Bivitri.

“Jokowi saya pikir juga sangat setuju secara teknokratik pembangunan ini kemudian juga harus melangkah ke depan ketimbang kembali lagi membahas hal-hal yang sifatnya kemunduran bagi demokrasi,” kata Bivitri menambahkan. (lai)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB