Pelaku Penyerang Novel Baswedan Masih Misteri

- Pewarta

Kamis, 18 Juli 2019 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) berharap hasil kerja tim gabungan bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak hanya sekadar rekomendasi. WP KPK mendesak polisi mengungkap nama pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan saat pengumuman hasil kerja tim gabungan hari ini, Rabu (17/7/2019).

“Kami meminta agar tidak lagi bentuknya rekomendasi, tapi juga sudah ditemukan dan bahkan disebut pelakunya karena tim gabungan ini kanjuga terdiri dari tim pakar dan juga tim kepolisian sehingga saya pikir jika besok sudah disebut nama pelakunya,” kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Dengan disebut nama pelakunya, kata Yudi, polisi dapat bergerak cepat menangkap dan mengadili, baik pelaku lapangan maupun aktor intelektualnya. Menurut dia, masyarakat sangat menanti nama pelaku penyarangan Novel. “Seperti saya sampaikan bahwa terungkapnya pelakunya (penyerangan) Bang Novel tentu akan menjadi terbukanya kotak pandora terhadap pelaku-pelaku teror yang lainnya,” kata dia.

Jika tidak ada pengumuman nama penyerang Novel, tim gabungan untuk kasus Novel itu telah gagal. “Seperti yang sudah kami sampaikan, kami ingin agar dibentuk tim gabungan pencari fakta yang independen,” kata dia.

Yudi juga berharap agar penyampaian hasil kerja tim gabungan itu tidak absurd dan tidak diganggu oleh polemik lain. Sebab, polemik akan menjadikan upaya yang dilakukan oleh tim pencari fakta menjadi tidak jelas.

Novel menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 di kawasan tempat tinggalnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat serangan tersebut, mata kiri Novel rusak permanen. Sudah dua tahun polisi tak mampu mengungkap siapa dalang, pelaku, dan motifnya.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif juga berharap tim gabungan mengumumkan informasi yang komprehensif terkait kasus penyiraman air keras. “Kami berharap besok (hari ini–Red) itu ada informasi yang lebih komprehensif tentang itu,” kata Syarif.

Syarif mengaku bersyukur bila pada keterangan pers nanti tim gabungan mengungkap nama pelaku di balik penyerangan rekannya di KPK. Namun, lanjut Syarif, sampai saat ini pihaknya belum mene rima bocoran tentang hasil penyelidikan tersebut. “Kami akan bersyukur kalau sudah ada diiden tifikasi siapa pelakunya. Laporan akhir kami terima,” ujarnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menyatakan, ada temuan menarik dalam pengusutan kasus tersebut. Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengaku, Polri belum punya satu pun nama tersangka dalam kasus itu. Sementara, tim gabungan tidak diminta untuk mencari dalang atau aktor pelaku penyerangan menggunakan air keras.

TPF cuma dibentuk sebagai tim pengungkap fakta peristiwa. Bukan untuk menentukan siapa aktor utama dan pelaku lapangan. “Belum ada tersangka. Yang nanti diungkapkan ke publik itu hasil kerjanya (TPF), bukan tersangkanya,” ujar Dedi, Senin (15/7).

Pada Selasa, Dedi kembali menegaskan, tim gabungan siap mengungkapkan hasil penyelidikan mereka pada Rabu (17/7). “Ya, besok (hari ini-Red) sekitar jam 10.00 WIB,” kata Dedi, Selasa (16/7).

Dedi juga kembali mengingatkan bahwa pengungkapan hasil temuan tim itu masih belum menge rucut pada pelaku penyiraman air keras. Bagian itu masih dalam proses penyelidikan yang lebih dalam. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB