PDI Perjuangan Tidak Ingin Jabatan Ketua MPR

- Pewarta

Jumat, 4 Oktober 2019 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR Ahmad Basarah mengatakan partai politik itu tidak ingin mendapatkan jabatan ketua MPR untuk menjaga demokrasi Pancasila Indonesia.

“Karena PDI Perjuangan ingin konsisten bahwa demokrasi Pancasila dalam praktik itu menghindari pemenang pemilu mengambil semua,” kata Basarah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Ia mengatakan karena ketua DPR sudah dijabat Puan Maharani –puteri dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan– dari PDI Perjuangan dan presiden juga dijabat Joko Widodo diusung PDI Perjuangan, maka tidak elok bila ketua MPR juga dari PDI Perjuangan.

Berbeda dengan MPR maka DPR memiliki hak anggaran negara. MPR kini juga bukanlah lembaga tertinggi negara di mana presiden sebagai pengemban kewenangan eksekutif menjadi mandatarisnya.

Menurut Basarah, PDI Perjuangan sejak awal berkomitmen menjaga agenda MPR untuk menjaga kehormatan sebagai lembaga negara yang wewenangnya paling tinggi di antara lembaga-lembaga negara lainnya.

“Karena itu sejak awal pembentukan pimpinan MPR, PDI Perjuangan menghindari wacana merebut jabatan di MPR,” tuturnya.

Untuk menjaga semangat Pancasila yang gotong-royong, maka Megawati memutuskan hanya menugaskannya menjadi calon wakil ketua MPR.

Saat ditanya tentang calon ketua MPR yang akan didukung PDI Perjuangan, Basarah mengatakan, MPR sebagai lembaga musyawarah harus mengedepankan mufakat dalam keputusan keputusannya.

“Karena itu pimpinan fraksi dan kelompok DPD sepakat untuk mendorong 10 pimpinan MPR yang sudah ditunjuk untuk duduk bersama menentukan siapa yang akan duduk sebagai ketua MPR,” katanya.

Setidaknya ada tiga nama yang mencuat untuk menjadi calon ketua MPR, yaitu Ahmad Muzani dari Partai Gerindra, Bambang Soesatyo dari Partai Golkar, dan Fadel Muhammad dari DPD.

Sebanyak 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD periode 2019-2024 telah dilantik pada pelantikan yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Pimpinan DPR dan DPD sudah dipilih dan ditetapkan pada Selasa (1/10). DPR akan diketuai Puan Maharani dan DPD akan diketuai La Nyalla Mattalitti. (dsd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB