MK Persilakan Massa Gelar Aksi saat Sidang Putusan : Asal Jangan Ganggu

- Pewarta

Selasa, 25 Juni 2019 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) terkait putusan sengketa Pilpres 2019 yang digugat Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Beredar kabar PA 212 akan menggelar aksi untuk mengawal putusan MK ini.

Pihak MK pun mempersilakan masyarakat yang ingin melakukan aksi itu. Sebab, hal itu merupakan bagian dari cara berdemokrasi untuk menyampaikan pendapat.

“Iya silakan kalau menyampaikan pendapat, menyampaikan aspirasi, sepanjang sesuai dengan ketentuan kan memang tidak bisa dilarang. Itu salah satu saluran di dalam demokrasi,” ujar Juru Bicara MK, Fajar Laksono, di gedung MK, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Namun, dia meminta agar massa tak menggelar aksi yang dapat mengganggu ketertiban. Apalagi, aksi yang kemudian mengganggu jalannya persidangan.

“Tetapi intinya jangan sampai kemudian itu mengganggu ketertiban bahkan mengganggu kelancaran persidangan Mahkamah Konstitusi itu saja,” tuturnya.

“Yang pasti mohon dijaga ketertiban, mohon dijaga jangan sampai mengganggu persidangan Mahkamah Konstitusi,” tegasnya.

PA 212 berencana menggelar acara bertajuk ‘Halalbihalal 212’ di depan MK saat sidang putusan sengketa Pilpres 2019, Jumat (28/6). Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin menyebut aksi ini bukanlah pembangkangan atas imbauan Prabowo agar massa tak datang saat putusan MK.

Namun, Novel menganggap sikap diam Prabowo menjadi restu untuk melakukan aksi itu.

“Kami melihat dengan sikap diamnya Prabowo itu isyarat buat kami bahwa selama aksi berjalan dengan tertib dan damai tidak masalah buat beliau,” ucap Novel, Kamis (20/6).

Selain berunjuk rasa, aksi akan diisi dengan kegiatan salat Jumat berjamaah di Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda dan Monas.

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut jika ada aksi di depan MK maka massa akan dipindahkan ke Patung Kuda atau Monas. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB