Menteri Yasonna : Emang Saya Tolol Mau Lindungi Buronan KPK Harun Masiku?

- Pewarta

Senin, 3 Februari 2020 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan bahwa tidak mungkin dirinya akan pasang badan untuk melindungi tersangka yang kini buron, yakni Harun Masiku. Harun diketahui merupakan kader PDI Perjuangan sama dengan Yasonna.

Untuk menepis anggapan itu, Yasonna sudah membentuk tim independen. Tim tersebut merupakan tindak lanjut yang dilakukan Yasonna usai dirinya mencopot Ronny F Sompie sebagai Direktur Jenderal Imigrasi.

Tim tersebut bertugas untuk menyelidiki apa penyebab sampai terjadinya keterpambatan dan kesalahan informasi mengenai keberadaan dan kedatangan Harun di Indonesia usai mengunjungi Singapura.

“Tapi kan saya mau supaya betul-betul transparankan yang saya enggak suka ada orang berasumsi seolah-olah saya itu melindungi, bukan melindungi,” kata Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Yasonna bahkan mengaskan dirinya tidak mungkin melakukam tindakan bodoh dengan memilih untuk melindungi keberadaan Harun Masiku yang kini menjadi buronan KPK.

“Saya kira intelektualitas saya bukan belum seperti itu tololnya. Saya belum ingin melakukan harakiri politik, saya kira hanya soal-soal begitu, terlalu tolol saya. Saya pikir saya (tidak) setolol itu, enggak sampe segininya,” kata Yasonna.

Sebelumnya, Yasonna bahkan mengaku siap mundur jika hasil temuan tim independen justru menyatakan tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh Ronny.

Jika tidak ada kesalahan, nantinya juga Ronny memiliki kemungkinan untuk kembali menjabat di Ditjen Imigrasi.

“Ya orang enggak salah gimana? Kalau enggak salah, saya yang mundur dari menteri karena saya yakin (Ronny) salah,” tandas Yasonna. (rep)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB