Mantan Menteri Jokowi : Prabowo-Sandi Ingin BUMN untuk Seluruh Rakyat Indonesia

- Pewarta

Kamis, 13 Desember 2018 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2014-2016, Sudirman Said.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2014-2016, Sudirman Said.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2014-2016, Sudirman Said prihatin dengan kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini yang sebagian dililit hutang. Padahal, hasil dari BUMN itu sendiri tidak dinikmati mahkriyas rakyat Indonesia.

“Sekarang ini utang sudah 67% dari aset. Sebetulny kalau BUMN diurus dengan baik, sumber talenta terbaik ya dari BUMN,” kata Sudirman dalam diskusi Rabu Biru bertajuk ‘Selamatkan BUMN Sebagai Benteng Ekonomi Nasional’ di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

BACA JUGA : Ini Kata Sandiaga Uno soal Infrastruktur Tanpa Utang

Tata kelola BUMN yang buruk menurut dia, juga tidak lepas dari peran pemerintah yang ikut andil di dalamnya. Melihat kondisi BUMN yang kian memprihatinkan, Sudirman menegaskan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memiliki tekad ingin membangun perusahaan milik negara tersebut dengan baik dan membenahinya dari semua aspek.

“Prabowo-Sandi ingin BUMN untuk seluruh rakyat Indonesia: Prabowo-Sandi ingin Indonesia untuk semua BUMN boleh menjadi engine, tetapi kalau implementasi harus untuk semua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Meneg BUMN periode 2004-2012, Said Didu mengatakan, apabila pemerintah mengintervensi pengelolaan BUMN maka dampaknya BUMN seperti dimiliki penguasa.

“Posisi BUMN badan usaha milik negara, bukan milik penguasa. Jadi, itu harus diclear-kan. Jadi jangan ada penguasa yang menggunakan BUMN karena bukan milik dia, tapi milik negara ini pengkhayatan yang prinsipil,” tegas dia.

Sementara, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Minyak dan Gas Bumi Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra menambahkan, beberapa konsep dan gagasan yang dimiliki Prabowo-Sandi ingin mengembalikan kejayaan Indonesia serta berdikari di negeri sendiri, sangat tepat untuk menyelamatkan BUMN yang tidak dikelola dengan baik.

“Kita bersamangat Prabowo-Sandi ingin mengembalikan esensi BUMN milik negara, dan karena itu perlu dicari talenta terbaik mengurus aset negara bagi perputaran ekonomi secara keseluruhan,” tegas Faisal.

Sedangkan Cawapres Sandiaga Uno menekankan, BUMN harus dikelola dangan sangat baik karena menjadi benteng ekonomi negara.

Makanya kata dia, karena bukan milik pemerintah yang berkuasa, BUMN tidak boleh diganggu dengan kepentingan politik yang akan menjadi dampak buruk ke depannya karena hanya akan mementingkan segelintir golongan saja.

“Kita harus pastikan BUMN itu adalah benteng ekonomi nasional kita. BUMN ini adalah alat tentunya tadi benar ini milik negara, bukan pemerintah atau kekuasaan, ini harus dipisahkan secara best practice, governance, harus betul-betul dikelola dengan terbaik dan dengan profesionalisme,” paparnya dalam kesempatan yang sama.

Sandi menyatakan, seharusnya BUMN menjadi alat kesejahteraan masyarakat bukan justru malah menjadi beban. Menurutnya, hal tersebut karena tidak terlepas dari kepentingan politik yang selama ini mengintervensi BUMN.

“Rabu biru ada singkatan baru: Rakyat Butuh Pemimpin Baru. Jangan ada alsan-alasan BUMN dikelola dan diintervensi kepentingan politik, saya yakin BUMN bisa menjadi alat negara untuk memastikan kesejahteraan rakyat jika tidak diintervensi kepentingan politik bisa membangun infrastrukutur yang terprogram, menjaga best practice dan corporate governance baik,” urai Sandi. (yug)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB