Mahfud : Ombudsman “Anak Kandung” Reformasi

- Pewarta

Kamis, 28 November 2019 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengingatkan bahwa Ombudsman RI merupakan salah satu “anak kandung” yang dilahirkan pada era reformasi.

“Ombudsman merupakan salah satu anak kandung reformasi yang dulu dibangun untuk membangun pemerintahan yang baik,” katanya, di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Hal tersebut disampaikan Mahfud saat membuka Seminar Propartif dan Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tahun 2019 yang digelar Ombudsman RI di Hotel JS Luwansa, Jakarta.

Menurut dia, Ombudsman dibentuk untuk mencegah terjadinya birokrasi yang koruptif seperti Orde Baru, seiring semangat dan tekad baru pada zaman reformasi.

“Pada saat awal reformasi, kita membentuk lembaga-lembaga yang bagus. Kita bentuk Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Yudisial, LPSK, dan Ombudsman,” katanya.

Ombudsman, kata dia, dibentuk oleh pemerintah untuk membantu menengahi hubungan dengan rakyat jika tidak memiliki akses langsung kepada pemerintah.

“Ketika pemerintah ada kesenjangan karena terlalu sibuk atau mungkin terlalu koruptif sistemnya, lalu di sini ada Ombudsman yg menengahi,” katanya.

Jika ada masyarakat yang mengalami perlakuan sewenang-wenang, dan sebagainya oleh institusi pemerintah, kata dia, bisa melaporkan kepada Ombudsman yang nanti akan menyampaikan kepada pemerintah dan ikut meluruskan.

Oleh karena itu, Mahfud mengajak seluruh pejabat, institusi pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat Ombudsman Republik Indonesia.

“Ombudsman ini, kita yang harus kuatkan posisinya. Justru harus kita anggap teman, jangan dianggap musuh,” kata mantan Ketua MK itu.

Ia mengakui keberadaan dan peran Ombudsman di beberapa negara sangat kuat dalam menjaga jalannya pemerintahan, seperti di Polandia.

“Ombudsman di beberapa negara sangatlah kuat. Saya pernah ke Polandia, ketua Ombudsman duduk sejajar dengan ketua MK, KY, perdana menteri, dan presiden,” katanya.

Polandia, kata dia, memberikan peran kepada Ombudsman untuk membantu pemerintah jika terjadi pelanggaran-pelanggaran dalam sistem sehingga menjadikannya sangat berwibawa. (zuh)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB