Legislator Nilai RUU Ketahanan Keluarga Dapat Selamatkan Generasi Mendatang

- Pewarta

Jumat, 13 November 2020 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ali Taher mengatakan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang sempat tertunda harus segera dilanjutkan. Sebab ia menilai RUU tersebut dapat menyelamatkan generasi mendatang di masa depan, karena membangun dan memperkuat karakter, budaya yang membuat Indonesia gemilang.

“Undang-Undang ini lahir untuk menyelamatkan generasi masa depan, membangun karakter, membangun budaya Indonesia gemilang pada nantinya,” kata Ali Taher dalam siaran persnya, Kamis (12/11/2020).

Politisi Fraksi PAN tersebut menegaskan, RUU ketahanan nasional berasal dari keluarga itu sendiri. Sehingga peran negara dinilai sangat penting dalam kelanjutan RUU tersebut. “Inti ketahanan nasional ini ketahanan keluarga. Kalau negara tidak hadir, tidak mungkin ada ketahanan keluarga,” ungkap Ali Taher.

Anggota Komisi VIII DPR RI itu menambahkan, RUU Ketahanan Keluarga bukan berarti negara ikut campur urusan rumah tangga rakyat. Sebaliknya, ia mencontohkan soal stunting, meski merupakan urusan keluarga, negara tetap ikut campur karena demi menciptakan anak-anak yang sehat dan baik dimasa depan.

“Stunting itu masalah keluarga, tapi diurus oleh negara karena itu masa depan bangsa. Pendidikan itu urusan keluarga, tetapi diurus oleh negara karena itu juga masa depan negara,” tegas legislator dapil Banten III itu.

Seperti yang diketahui, Baleg DPR RI kembali melanjutkan pembahasan RUU Ketahanan Keluarga yang sempat tertunda pada Februari lalu. Rapat Baleg pada Kamis (12/11/2020) ini beragendakan harmonisasi dan mendengar tanggapan terhadap RUU Ketahanan Keluarga dari masing-masing fraksi yang ada di DPR. RUU tersebut sempat mendapatkan penolakan karena dinilai akan mengancam ruang privat warga negara. (dpr)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB