KPK Dalami Dugaan Suap Pemilihan Rektor di Sejumlah Kampus UIN

- Pewarta

Rabu, 19 Juni 2019 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami adanya dugaan praktik suap yang terjadi dalam pemilihan rektor Universitas Islam Negeri yang berada di bawah pengawasan Kementrian Agama. Adapun KPK juga sudah memeriksa sejumlah rektor ataupun calon rektor Universitas Islam Negeri (UIN) sebagai saksi Romahurmuziy (Romi).

“Bisa jadi. Kembali lagi kan penyidik dalam rangka melakukan penyidikan banyak menerima informasi, bisa jadi dari ketika memanggil saksi, saksi itu mengatakan bukan hanya ini lho,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Sejauh ini, Alexander mengaku pihaknya belum mendapatkan info substansi mengenai apa saja yang digali oleh penyidik mengenai pemilihan rektor itu. Apakah nantinya akan terdapat metode seperti suap yang terjadi di seleksi Kakanwil Jatim itu juga terjadi di pemilihan rektor.

“Kita belum dapat info substansi apa sih yang digali penyidik apakah dalam pemilihan rektor-rektor juga ada semacam penunjukkan kanwil agama di Jawa Timur,” imbuhnya.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengagendakan pemeriksaan terhadap calon rektor Universitas Islam Negeri (UIN) pada sejumlah daerah Indonesia. Ada sekira 9 rektor maupun guru besar UIN yang diperiksa KPK terkait kasus dugaan jual-beli jabatan pada hari ini.

Mereka yakni, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Ali Mudlofir; Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Masdar Hilmy; Guru Besar sekaligus Dekan FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, Akh Muzakki; Rektor IAIN Pontianak, Syarif

Dosen IAIN Pontianak, Wajidi Sayadi; Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Hermansyah; serta Retor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Warul Walidin; Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2014-2018 dan merupakan calon rektor petahana untuk periode 2018-2023, Farid Wajdi Ibrahim dan merupaka Guru Besar UIN Ar-Raniry sekaligus calon rektor UIN Ar-Raniry untuk periode 2018-2023, Syahrizal. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB