Kompak Bersih Jatim Berharap Pimpinan KPK Berintegritas

- Pewarta

Kamis, 29 Agustus 2019 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Surabaya – Elemen masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Kompak Bersih Jatim mengharapkan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mendatang memiliki integritas dan hanya mempunyai niatan memberantas korupsi semata, bukan malah memperlemah KPK.

Salah satu elemen dari LBH Surabaya, Abdul Wachid Habibullah, saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu, mengatakan bahwa saat ini Panitia Seleksi (Pansel) KPK telah menetapkan 20 besar calon pimpinan KPK.

“Momentum pemilihan pimpinan KPK telah memasuki detik-detik yang menentukan,” katanya.

Menurut dia, masuknya calon-calon bermasalah di antara 20 calon pimpinan KPK ditunjukkan dengan tidak diakomodasinya masukan KPK berupa background checking terhadap calon pimpinan KPK.

“Padahal, permintaan tersebut datang dari Panitia Seleksi KPK,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, masih terdapatnya calon yang tidak mematuhi LHKPN sebagai upaya ancaman pembunuhan, penggembosan, kriminalisasi, serta penyerangan dan intimidasi terhadap pegawai KPK sampai saat ini terus dilakukan.

“Selain itu, upaya penghambatan penanganan kasus pun pernah dilakukan, ini tentu preseden buruk yang menjadi pertimbangan untuk menentukan calon pimpinan KPK ke depan,” katanya.

Sejak 17 tahun lalu berdiri, kata dia, KPK masih mampu penuhi amanah reformasi menuju Indonesia yang bebas korupsi. Namun, tantangan dan ancaman dalam upaya perlemah KPK nyata di depan mata.

“Maka, di pundak pimpinan KPK ke depan, arah pemberantasan korupsi di Indonesia disematkan,” katanya.

Ia berharap pimpinan KPK harus menjadi benteng terakhir menjaga kepercayaan rakyat untuk membuat KPK betul-betul membasmi korupsi bukan melindungi koruptor.

“Pimpinan berkewajiban menjaga KPK agar tetap independen dan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal,” katanya.

Ia meminta Presiden Jokowi sebagai penanggung jawab maupun pemberi amanah Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK supaya tidak menetapkan calon pimpinan KPK ke-10 besar karena dianggap tidak memenuhi profile assessment yang dilakukan oleh KPK, serta mengindahkan saran dan masukkan dari masyarakat sipil. (ids)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB