Komnas HAM Dalami Dugaan Kekerasan Aparat di Aksi 22 Mei

- Pewarta

Rabu, 26 Juni 2019 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mendalami dugaan kekerasan oleh aparat keamanan terhadap delapan orang yang ditangkap dalam aksi 22 Mei di Jakarta.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin mengatakan Komnas HAM akan mencocokkan laporan tersebut ke kantor-kantor kepolisian.

“Dalam waktu segera kita akan coba masuk ke Polda dan beberapa Polres. Tempo hari saya sudah ke beberapa Polres sudah mulai cocokkan nama dan segala macam,” ujar Amiruddin saat ditemui di ruang kerjanya di Komnas HAM, Selasa (25/6/2019).

Amiruddin meminta masyarakat bersabar menunggu hasil pendalaman Komnas HAM tentang dugaan kekerasan dalam aksi 212. Sebab, katanya, polisi juga masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan peristiwa 21-22 Mei.

“Jadi ini kejar-kejaran situasinya,” kata Amiruddin.

Dugaan kekerasan yang dilakukan polisi itu sebelumnya dilaporkan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) ke Komnas HAM pada Senin (25/6/2019) kemarin.

KontraS menyebut ada delapan kasus dugaan penganiayaan oleh polisi. Para korban penganiayaan itu disebut masih berada di ruang tahanan di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat.

Bentuk dugaan penyimpangan oleh personel kepolisian yang dilaporkan oleh KontraS ke Komnas HAM berupa salah tangkap hingga pemukulan.

Pada 27 Mei 2019, Komnas HAM telah membentuk tim khusus untuk mengusut kerusuhan 22 Mei. Pembentukan tim khusus berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Taufan mengungkapkan tim khusus telah mengecek sejumlah korban tewas yang diduga terkena peluru tajam. Namun dia menyatakan tim khusus belum bisa menyimpulkan soal dugaan pelanggaran HAM pada peristiwa 22 Mei. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB