Koalisi 02 Dinilai Tak Untung Jika Merapat ke Jokowi

- Pewarta

Senin, 1 Juli 2019 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Sejumlah partai pecahan dari koalisi adil makmur Prabowo-Sandiaga menunjukkan sinyal bergabung berpindah koalisi. Terkait hal ini, Politikus Partai Nasdem, Taufiqulhadi menilai partai-partai tersebut sebenarnya tidak akan mendapat keuntungan dalam politik jangka panjang.

Taufiq mengatakan, pemilu akan kembali dilakukan lima tahun mendatang. Pada saat itu, capres petahana Joko Widodo tidak bisa mencalonkan kembali karena sudah menjadi presiden selama dua periode.

Apabila partai yang pada saat pemilu berada di luar koalisi Jokowi ingin bergabung, maka menurut Taufiq tidak akan menguntungkan partai tersebut. “Karena kalau semua nanti partai akan masuk ke dalam pemerintahan itu tidak menguntungkan partai-partai tersebut, karena narasi berbeda dengan narasi pendukung Pak Jokowi sekarang. Bagaimana tiba-tiba berubah,” kata Taufiq, dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019).

Meskipun demikian, ia mengatakan sebenarnya tidak mempersoalkan apabila ada partai yang ingin masuk ke koalisi Jokowi. Namun, ia mengingatkan bahwa posisi oposisi adalah bagian penting dalam demokrasi.

Partai oposisi, menurut Taufiq bertugas untuk menyeimbangkan pemerintahan yang ada. Selain itu, partai oposisi juga bisa mewakili suara-suara masyarakat yang berbeda dengan pemerintahan. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar terjadi dalam demokrasi, sehingga semua suara harus ditampung.

Dia menuturkan saat ini partai-partai koalisi yang ada di pihak Jokowi sebaiknya menguatkan diri akan semakin solid. Sebab, pemerintah yang dipimpin Jokowi mendatang seharusnya bisa menjadi pemerintahan yang mampu mengelola semua isu.

“Karena itu, menurut saya tidak perlu mengundang partai lain dalam koalisi sekarang ini,” kata dia. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB