Jika Prabowo Presiden, Gerindra Tawarkan Partai Koalisi Pemerintah Bergabung

- Pewarta

Selasa, 25 Juni 2019 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Riza Patria menghormati pendapat dari Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin yang menyebut partai besutan Prabowo Subianto itu menjadi daftar utama untuk diajak bergabung dalam koalisi pemerintahan.

“Ya kami menghargai, menghormati pendapat dari partai pendukung pemerintah kalau dianggap Gerindra partai yang baik, partai yang gentle, partai yang konsisten. Kami hormati dan hargai sikap pendapat itu,” katanya di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Namun, Riza menegaskan Partai Gerindra belum bisa memutuskan apa pun. Menurut dia, ada mekanisme di internal partai masing-masing yang akan ditempuh untuk memutuskan apakah berkoalisi atau tidak baik di pemerintahan maupun parlemen. “Mekanismenya berbeda-beda,” tegasnya.

Menurut dia, Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto selalu mengambil keputusan lewat rapat kerja nasional (rakernas) maupun rapat pimpinan nasional (rapimnas).

“Dulu 2014 juga, Pak Prabowo memutuskan berkoalisi atau tidak berkoalisi melalui mekanisme rakernas atau rapimnas,” paparnya.

Dia mengatakan, dalam kesepakatan koalisi tentu ada berbagai macam bentuk kesepakatan. Menurut Riza, bisa saja dalam sebuah koalisi itu kesepakatannya ada nanti ada posisi-posisi tertentu di pemerintahan atau parlemen.

Kalau di parlemen, bisa terkait posisi di DPR maupun MPR juga jabatan-jabatan lainnya. “Sejauh ini belum ada tawaran seperti itu. Tawaran itu kan baru disampaikan melalui media, itu biasa,” ungkap wakil ketua Komisi II DPR ini.

Sebaliknya, Riza menegaskan, jika Prabowo – Sandi menang Pilpres 2019, maka pihaknya juga menawarkan dan memberikan kesempatan kepada partai pemerintah yang mendukung Jokowi – Kiai Ma’ruf untuk bergabung dengan mereka.

“Pasti begitu. Pak Prabowo – Sandi itu orang yang sangat baik, bijaksana, negarawan, ingin membangun bangsa dan negara bersama-sama untuk kepentingan rakyat yang adil dan makmur,” katanya.

Riza menyatakan bahwa tawaran-tawaran itu biasa dan normatif saja. “Nanti akan diputuskan setelah hasil MK. Kita hormati dulu hasil MK,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB