Jenderal TNI Purn Moeldoko Kembali Jabat KSP

- Pewarta

Kamis, 24 Oktober 2019 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn Moeldoko kembali menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dalam susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf.

Presiden Joko Widodo menyampaikan itu saat mengumumkan susunan kabinetnya di Istana, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Pada 17 Januari 2018 lalu purnawirawan jenderal bintang empat itu diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki. Kini, Moeldoko menempati jabatan yang sama.

Kedekatan antara Jokowi dan Moeldoko tak perlu diragukan lagi sejak keterlibatannya di proses pernikahan putri bungsu presiden. Moeldoko saat itu dipercaya sebagai perwakilan keluarga dalam acara resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.

Di dunia politik, pria kelahiran 8 Juli 1957 memiliki peran penting dalam menyokong posisi presiden. Sejak pensiun menjadi tentara dan masuk ke dunia politik pada 2016, Moeldoko memutuskan bergabung dengan Partai Hanura yang didirikan oleh koleganya Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 itu adalah anak bungsu dari 12 bersaudara hasil pernikahan antara Moestaman dan Masfu’ah.

Mengawali perjalanan karier militernya di sekolah militer Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), Moeldoko memperoleh Bintang Adimakayasa sebagai lulusan terbaik Akabri tahun 1981.

Suami dari Koesni Harningsih itu mengawali karier sebagai Komandan Peleton di Yonif Linud 700 Kodam VII/Wirabuana pada 1981. Nama Moeldoko kemudian melesat sejak menjabat Kasdam Jaya pada 2008.

Sebagai prajurit TNI Angkatan Darat, Moeldoko pernah mengikuti operasi militer seperti Operasi Seroja di Timor-Timur tahun 1984. Ia juga pernah menjabat posisi Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad dan Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Pada 20 Mei 2013, Moeldoko resmi diangkat sebagai Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD) untuk menggantikan Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, yang juga merupakan adik ipar Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak lama setelah pengangkatan tersebut, ia diangkat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Panglima TNI sejak Agustus 2013. Ia disebut sebagai KSAD yang naik jabatan tercepat selama sejarah militer Indonesia.

Saat itu, Moeldoko menggantikan posisi Laksamana Agus Suhartono yang sudah menjabat sebagai Panglima TNI sepanjang 2010 sampai 2013.

Pada tahun 2015, Moeldoko purna tugas dari jabatannya dan digantikan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Moeldoko pun memperoleh berbagai penghargaan dan tanda jasa, seperti Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI, dan XXIV, Satya Lencana Seroja, Tanda jasa dari PBB, Satya Lencana Santi Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya dan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Di Bidang pendidikan pun Moeldoko tidak ketinggalan, pada 15 Januari 2014, Moeldoko meraih gelar doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia, dengan disertasinya berjudul “Kebijakan dan Scenario Planning Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Indonesia (Studi Kasus Perbatasan Darat di Kalimantan)”.

Tak hanya itu, Moeldoko juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). (shk)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB