Ironi Sang Panglima, Kisah tentang Sang Panglima dan Syeikh Mubarak

- Pewarta

Minggu, 31 Januari 2021 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@m.kapitraampera

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@m.kapitraampera

Lalu Syeikh menjawab,

“Panglima, yang pertama, saya tidak memiliki keinginan apapun kepada tuan.”

“Kedua, disaat pertama kali saya dipanggil tuan, saya mematuhinya sebagai rakyat. Ketika tuan menampar dan mengusir saya, saya berpikir, mungkin saya melakukan kesalahan yang saya tidak tahu, sehingga saya harus dihukum, dan saya menerima hukuman itu dengan senang hati.”

“Ketiga, di waktu tuan memanggil saya untuk yg kedua kalinya, sampai yg ke dua puluh kali, serta menampar dan mengusir saya, saya melihat tuan mendapat kebahagian, dengan perbuatan itu. Makanya saya memenuhi dan menerima perbuatan tersebut dengan senang hati, agar tuan tidak kehilangan kebahagian meskipun, dengan cara menampar dan mengusir saya.”

“Keempat, di waktu tuan memanggil saya yang ke dua puluh satu kalinya, saya memenuhi keinginan tuan tersebut. Karena, di waktu tuan memanggil saya dengan cara yg berbeda, saya berpikir, mungkin tuan merasa menyesal, mencari kebahagian dengan cara-cara yang keji. Oleh karenanya saya datang untuk menyatakan kepada tuan.”

“Tidak ada yg salah dari perbuatan tuan, agar tuan tidak larut dalam penyesalan panjang atas perbuatan tuan kepada saya. Semoga tuan selalu bahagia, dan mencari kebahagian dengan cara-cara yang terpuji dan mulia” kata Syeikh sambil berlalu.

Dan panglima langung pingsan mendengar kata-kata Syeikh Mubarak.

Oleh: DR M. Kapitra Ampera SH MH, Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI).

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB