IPW Sebut Atasan Bisa Deteksi Dini Anggotanya

- Pewarta

Jumat, 26 Juli 2019 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan kasus oknum polisi menembak polisi sebenarnya tidak perlu terjadi jika atasan mampu melakukan deteksi dini perilaku anak buahnya.

“Atasan harus memperhatikan perilaku anak buahnya, misalnya mendadak beringas, gampang emosi, tensi tinggi,” katanya, saat dihubungi Antara, di Jakarta, Jumat (26/7/2019), menanggapi insiden polisi tembak polisi yang kembali terjadi.

Neta mengingatkan jika atasan menemukan anggotanya yang perilakunya menunjukkan keanehan, seperti mudah emosi dan sebagainya harus merekomendasikan untuk psikotes ulang.

“Kemudian, dia jangan dikasih pegang senjata dulu. Kedua, jangan dikasih tugas yang berat, apalagi bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.

Pemantauan perilaku anggota, kata dia, menjadi tugas atasan langsung dalam unit kerja terkecil dan secara berjenjang melaporkan kepada unit kerja yang lebih tinggi.

“Yang paling ‘concern’ kan yang setiap hari bertemu dengan anak buahnya. Atasan paling bawah, misalnya kepala regu. Kan ada itu,” katanya.

Namun, diakui Neta, mekanisme itu yang seringkali diabaikan oleh jajaran kepolisian sampai akhirnya terjadi kasus penembakan oleh polisi semacam ini berulang lagi.

Dari catatan IPW, kasus polisi tembak polisi terakhir terjadi pada Oktober 2017 ketika anggota Brimob menembak temannya sesama anggota di lokasi tambang minyak rakyat di Blora, Jawa Tengah.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan mengakui kondisi kejiwaan setiap personel polisi sulit dideteksi setiap saat meski sudah ada mekanisme pemberian senjata api.

“Dalam hal ini perlu para pimpinan satuan kerja, baik itu kapolsek, kapolres meneliti perilaku setiap anggotanya yang aneh-aneh,” kata Edi.

Sebelumnya, terjadi penembakan terhadap Bripka RE oleh Brigadir RT di Polsek Cimanggis, Depok, Kamis (25/7) malam, karena RT merasa kesal permintaannya tak dituruti korban RE.

Perselisihan bermula dari RE yang juga anggota Samsat Polda Metro Jaya mengamankan seorang pelaku tawuran berinisial FZ, pada Kamis malam.

Kemudian datang orangtua pelaku berinisial Z bersama dengan Brigadir RT ke Polsek Cimanggis, yang meminta dengan nada keras agar FZ dibina oleh orang tuanya.

Bripka RE menolak dengan nada keras sembari menjelaskan bahwa proses sedang berjalan. Brigadir RT yang naik pitam kemudian menembak Bripka RE hingga meninggal di lokasi. (zuh)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB