Fahri : Pemindahan Ibu Kota Lebih Cocok ke Pulau Reklamasi

- Pewarta

Kamis, 1 Agustus 2019 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta lebih cocok ke pulau reklamasi di teluk Jakarta dari pada ke Kalimantan, karena tidak sesuai dengan konsep Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara maritim.

“Indonesia adalah negara kepulauan dan negara maritim, di mana luas perairan jauh lebih luas dari pada daratan. Sebagai negara maritim ibukota negara seharusnya di pantai, bukan di pedalaman,” kata Fahri Hamzah kepada wartawan, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Menurut Fahri Hamzah, sebagai negara maritim, ibu kota negara lebih cocok berada di pulau reklamasi di teluk Jakarta, yang lokasinya masih dekat DKI Jakarta. “Seperti halnya ibu kota negara Malaysia, di pindahkan dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya yang hanya berjarak 36 km.

Fahri mengingatkan, ibu kota negara adalah jantung dari sebuah negara yang memiliki semua fasilitas dan akses dari seluruh daerah ke ibu kota negara. Daerah yang dipilih jadi ibu kota negara, kata dia, harus memenuhi semua persyaratan sebagai ibu kota negara, baik keamanan, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya.

Apalagi, kata dia, membangun sebuah kota di Indonesia harus didasarkan pada aturan perundang-undangan yang harus disetujui oleh semua atau mayoritas fraksi di DPR RI. “Karena itu, rencana pemindahan ibukota harus disiapkan secara serius dan dilakukan kajian matang, serta mendapat dukungan dari semua pihak,” katanya.

Menurut Fahri, kalau ibu kota negara dipindahkan ke pedalaman Kalimantan, ada apa? “Di pedalaman Kalimantan juga jauh dari partai dan jauh dari pelabuhan laut,” katanya.

Fahri juga mengingatkan, untuk memindahkan ibu kota negara harus dikaji, berapa luas lahan yang dibutuhkan, apa saja gedung dan infrastruktur yang dibangun, serta berapa anggaran yang di butuhkan. “Semuanya harus dilakukan kajian,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah mewacanakan memindahkan pembangunan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan. (riz)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB