Fahri Hamzah Minta KPU Aktif Menjawab Kabar Hoaks

- Pewarta

Jumat, 4 Januari 2019 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta KPU lebih aktif menjawab semua kabar bohong atau hoaks yang menyebabkan munculnya keraguan masyarakat tentang legitimasi pemilu.

“Kemarin ada banyak sekali isu yang tidak dijawab tuntas oleh KPU sehingga sekarang harus dijawab tuntas,” kata Fahri di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Dia menilai kasus kotak suara berbahan karton yang menjadi polemik di masyarakat belum dijawab dengan baik oleh KPU lalu, saat ini muncul kasus kertas suara telah dicoblos.

Fahri berharap kasus surat suara telah dicoblos menutupi kasus kotak suara. Keduanya dapat mendatangkan keraguan masyarakat atas penyelenggaraan pemilu.

“Seharusnya kedua kasus itu membuat KPU terjun dan menjelaskan secara meyakinkan bahwa tidak ada masalah dalam penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.

Dia menilai KPU harus menjelaskan bagaimana mekanisme dan sistemnya agar masyarakat tahu bahwa tidak ada masalah.

Sebelumnya, beredar kabar ada tujuh kontainer dari China di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (2/1/2019) yang berisi surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan 01.

Pada Rabu (2/1) malam KPU dan Bawaslu langsung mengecek kebenaran kabar tersebut ke Pelabuhan Tanjung Priok dan kabar surat suara sudah dicoblos
merupakan kabar bohong atau “hoax”.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta aparat kepolisian melalui “cyber crime” untuk melacak dan menangkap orang yang telah menyebar informasi bohong tersebut.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian. Kami meminta Kepolisian mencari siapa yang menyebar informasi itu. Siapapun itu,” kata Ketua KPU Arief Budiman.

Arief mengatakan setelah KPU-Bawaslu mengecek langsung, tidak benar kabar yang menyebutkan ada tujuh kontainer asal China yang di dalamnya ada 10 juta surat suara yang telah dicoblos untuk pasangan nomor urut 01.

Dia menegaskan bahwa pelaku yang menyebarkan berita bohong itu adalah orang-orang jahat yang ingin mengganggu dan mendeligitimasi penyelenggaraan pemilu sehingga harus ditangkap. (ibl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB