Anggota DPR Usulkan Presiden Revisi Surpres Terkait RUU Pertanahan

- Pewarta

Jumat, 23 Agustus 2019 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Firman Subagyo mengusulkan revisi Surat Presiden (Surpres) RI terkait dengan pembahasan RUU Pertanahan sebagai tindak lanjut dari upaya penyelesaian pembahasan RUU Pertahanan yang menimbulkan pro-kontra.

“Pembahasan RUU Pertanahan sebaiknya melibatkan banyak kementerian dan lembaga terkait sehingga pembahasannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” kata Firman Subagyo melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Firman menyatakan sepakat dengan pemikiran Presiden RI Joko Widodo untuk melibatkan semua kementerian dan lembaga terkait pada pembahasan RUU Pertanahan.

Ia lantas menyebutkan sejumlah kementerian/lembaga, antara lain, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami dari DPR RI setuju dengan langkah Presiden untuk melibatkan kementerian dan lembaga terkait. Kami memohon Presiden dapat mengirimkan surpres baru yang merevisi surpres sebelumnya,” katanya.

Anggota Panitia Kerja RUU Pertanahan ini menjelaskan bahwa pembahasan RUU Pertanahan memang harus melibatkan kementerian/lembaga terkait. Selama ini, kementerian/lembaga terkait itu tidak dilibatkan sehingga menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

“Mengapa RUU Pertanahan yang berkaitan langsung dengan banyak kementerian, pembahasannya tidak komprehensif?” katanya.

Menurut Firman, perkembangan terbaru RUU Pertanahan, tinggal menunggu Surpres baru dari Presiden Joko Widodo sehingga pesan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar kementerian menyusun tugasnya terkait dengan RUU Pertanahan bisa dilakukan pembahasannya bersama di DPR, dengan DIM yang baru,” ujar politikus senior Partai Golkar ini.

Firman Subagyo menegaskan bahwa RUU Pertanahan harus sejalan jiwa dan rohnya dengan keinginan Pemerintah agar iklim investasi jauh lebih baik lagi, termasuk harapan soal investasi yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo.

“Oleh karena itu, dalam RUU Pertanahan sebaiknya tidak membuat aturan yang terlalu rigit karena aturan yang lebih detail dapat dibuat pada aturan di bawahnya, seperti peraturan pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, kata dia, pembahasan RUU Pertanahan ini relatif tidak melibatkan kementerian terkait sehingga kalau dipaksakan untuk selesai oleh DPR RI periode 2014 s.d. 2019 dapat berimplikasi terjadinya penolakan dari para pengguna. (riz)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB