Agun Gunandjar Sebut Kepemimpinan Golkar saat Ini Oligarki

- Pewarta

Kamis, 7 November 2019 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Politisi Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menyebut kepemimpinan Partai Golkar saat ini oligarki dengan praktik-praktik politik pragmatis yang kian jauh dari kepemimpinan terukur, transparan dan partisipatif.

“Kepemimpinan oligarki di Partai Golkar ini bisa dilihat banyaknya DPD yang dijabat Plt. Ini kan salah satu indikator kepemimpinan oligarki,” kata Agun dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Agun mempertanyakan bagaimana organisasi dapat berjalan apabila ke pimpinan DPD dijabat seorang pelaksana tugas.

“Plt itu kan bukan kehendak pemilik kedaulatan, tapi itu dari top-bottom. Sementara demokrasi itu bottom-up,” kata Agun.

Dia menyebut jika kepemimpinan dijabat Plt, maka hal itu berdasarkan faktor suka atau tidak suka atau like and dislike.

Dia menegaskan, secara logika politik, tidak mungkin penempatan Plt di semua Ketua DPD I Partai Golkar tidak ada kaitannya dengan Munas Golkar pada Desember mendatang.

“Semuanya pasti dalam rangka Munas,” kata dia.

Dia mengatakan, dalam kepemimpinan partai yang oligarki, rapat-rapat hanya merupakan formalitas belaka. Tidak ada perdebatan dan diskursus yang bagus, yang pada akhirnya bisa menghasilkan keputusan yang dibisa diterima semua pihak, karena sudah melewati diskursus yang mendalam.

Lebih jauh dia menyebut penurunan suara/kursi Partai Golkar dan hanya menjadi juara ketiga pada Pemilu 2019, merupakan pencapaian terburuk sepanjang sejarah Partai Golkar.

Dia mengatakan, hal itu memang tidak hanya disebabkan faktor kepemimpinan ketua umum, tetapi juga banyak faktor seperti posisi dan citra soiliditas partai yang rapuh.

Hal itu, kata dia, bisa diperbaiki bukan hanya dengan kepemimpinan partai, namun juga dengan membenahi institusi partai.

“Marilah para kader dan aktivis partai, khususnya dari kalangan milenial/muda, berpikir objektif dan rasional dalam membangun Partai Golkar ke depan. Jangan lagi menggunakan praktik-praktik pragmatisme,” jelasnya.

Dia juga mengajak ketua-ketua DPD dan Organisasi Hastakarya Golkar sebagai pemilik suara di Munas, untuk mengedepankan hal strategis dan rasional demi membangun Partai Golkar. (ran)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB