Ada Apa, Kok KPU Jawa Barat Lambat Unggah Data Situng?

- Pewarta

Rabu, 3 Juli 2019 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengkritisi jajaran KPU Jawa Barat yang lambat dalam mengunggah data pemilu legislatif ke dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng), pasalnya hingga kini baru 53 persen.

“Perlu menjadi perhatian khusus ini Jawa Barat. Kemarin saya datang ke sana alasannya teknis, sebetulnya sudah masuk ke sistem kami. Memang saya lihat sudah 88 persen, tetapi kenapa belum dikeluarkan karena verifikator sedang memproses,” kata Arief Budiman di sela rapat persiapan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pileg di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Data situng untuk pileg yang telah diunggah sebanyak 88 persen secara nasional, sama dengan saat Pemilu 2014. Arief menyebutkan terdapat beberapa KPU provinsi yang mengunggah di bawah jumlah tersebut, yakni KPU Maluku 84,8 persen, Papua Barat 65 persen dan Papua 57,7 persen.

Paling rendah adalah KPU Jawa Barat hanya 53 persen yang baru naik 13 persen dari 40 persen setelah dikunjungi Arief beberapa saat lalu.

Arief meminta agar jajaran KPU yang disebut tidak lagi lambat dalam mengunggah data, apalagi terdapat KPU provinsi lain yang sudah menyelesaikan hingga 100 persen.

Data kualitatif untuk Pemilu 2019 diakuinya lebih banyak karena tempat pemungutan suara (TPS) bertambah menjadi lebih dari 800 ribu, sementara saat Pemilu 2014 sekitar 500 ribu.

Selain itu, data yang diunggah bersamaan untuk pilpres, DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota serta DPD.

“Sekarang 88 persen itu sudah sekitar 700 ribu TPS, cuma dari sisi persentase memang belum mencapai target,” kata dia.

Arief menuturkan pentingnya data Situng selesai mencapai 100 persen adalah bentuk pertanggungjawaban KPU terhadap publik agar informasi apa pun terkait pemilu dapat diakses oleh publik.

“Ini kepentingan kami menyediakan data yang lengkap dan utuh kepada publik,” kata dia. (dda)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB