Ace Hasan : Peluang Airlangga Kembali Jabat Ketua Umum Menguat

- Pewarta

Kamis, 19 September 2019 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan menjelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional Golkar Desember 2019, peluang Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Golkar semakin menguat.

Ace mengatakan, menguatnya peluang tersebut tercermin dari kecenderungan dukungan dari para DPD I dan II.

“Kalau kita cermati dinamikanya memang mengerucut pada dua nama yaitu Airlangga dan Bamsoet. Tetapi kecenderungan hari ini menguat ke Airlangga, yang tampak dari dukungan terbuka para pemilik suara DPD I dan II juga para tokoh senior partai,” kata Ace di Jakarta, Rabu.

Ace menjelaskan selain dukungan nyata para pengurus DPD I dan II, dukungan untuk Airlangga juga menguat karena kontribusi nyata Golkar saat Pilpres lalu untuk memenangkan Jokowi-Maruf.

Selain itu dia mengatakan, sosok Airlangga sebagai seorang teknokrat dinilai akan banyak membantu kerja-kerja pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf selama lima tahun ke depan.

“Beliau punya kapasitas sebagai seorang teknokrat yang dibutuhkan oleh Jokowi. Dan Golkar dalam hal ini adalah partai yang selalu ada bersama pemerintah mendukung program pembangunan nasional,” kata dia.

Sedangkan terkait munculnya dinamika dan polarisasi kekuatan di tubuh Golkar dengan majunya Bambang Soesatyo, Ace menilai itu hal biasa di internal Golkar. Dia menekankan Golkar adalah partai yang demokratis.

Sementara itu politisi muda Partai Golkar Putri Anetta Komarudin menilai Ketua Umum Golkar ke depan sebaiknya adalah figur yang mampu membawa Golkar mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

Dia menekankan gagasan yang sejalan dengan perkembangan revolusi industri 4.0 sangat penting untuk dimiliki ketua umum Golkar mendatang, sehingga partai Golkar bisa menjawab kebutuhan dan perkembangan zaman, termasuk mampu merangkul kehadiran generasi milenial yang menjadi bagian besar dari komposisi penduduk Indonesia saat ini.

“Kalau ditanya sosok seperti apa, menurut saya adalah sosok yang visioner, mampu membuat terobosan sesuai tantangan zaman, anak mudanya diberi ruang untuk berekspresi, gagasan perkembangan SDM unggul harus dikedepankan serta menjadikan partai Golkar terbuka untuk semua golongan dan berbasiskan meritokrasi,” jelas Putri Anetta.

Dia mengatakan siapapun yang menjadi ketua umum Golkar ke depan, harus merupakan sosok yang memang pantas menjabat ketua umum, bukan berdasarkan faktor-faktor yang bersifat feodal.

Dia menilai dari dua figur calon yakni Airlangga dan Bamsoet, keduanya memiliki kapasitas pada bidangnya masing-masing.

“Airlangga tentu sangat berpengalaman dalam pengembangan SDM yang sesuai dengan perkembangan era revolusi industri saat ini. Warna Golkar sekarang juga lebih fresh artinya rebranding itu berhasil. Ruang berbasiskan meritokrasi itu juga kelihatan termasuk gagasan kekaryaan bersama masyarakat,” kata dia.

Sementara Bamsoet, kata dia, juga memiliki peluang berkompetisi. Namun semuanya akan kembali kepada pemilik suara dalam Munas Golkar mendatang

“Tinggal bagaimana keduanya bersaing secara sehat dan demokratis karena semua untuk kepentingan Golkar,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, pengamat politik UI Ade Reza Haryadi menyatakan pertarungan kursi ketua umum di tubuh Golkar akan sangat bergantung pada dukungan dari faksi yang ada termasuk sesepuh Golkar.

“Faktor dukungan organisasi yang menjadi sumber kader Golkar seperti Soksi, Kosgoro, MKGR itu berpengaruh,” kata dia.

Selain itu kata Reza, faktor personal kandidat juga akan sangat berpengaruh dalam Munas nanti. (rpa)
​​​​​

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB