BNPT Berikan Tips agar Mahasiswa Baru Tak Terpapar Paham Radikal

- Pewarta

Rabu, 21 Agustus 2019 - 03:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Bandarlampung – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung memberikan sejumlah tips agar mahasiswa baru tidak terpapar paham radikal yaitu terorisme.

“Pertama kuncinya ada pada dosen saat pengenalan, terutama dosen pendamping. Dosen pendamping harus peka dan bisa memetakan ini siapa dan bagaimana karakternya,” kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli, pada kegiatan Dialog Pelibatan Civitas Academica dalam Pencegahan Terorisme, di Kampus Universitas Lampung, Bandarlampung, Selasa (20/8/2019).

Tips kedua, lanjut dia, adalah perlu pengawasan dari pemangku kepentingan di perguruan tinggi terhadap mahasiswa di lingkungan tempat tinggalnya.

“Tempat tinggal bisa di asrama atau di kos-kosan, jika mahasiswa ada di luar kampus. Bagaimana pergaulannya perlu dilakukan pengawasan,” ujarnya pula.

Selanjutnya yang juga harus diawasi dari mahasiswa baru adalah aktivitas keagamaan yang diikutinya, terutama forum-forum pengajian.

Hamli menegaskan tidak menyalahkan pengajiannya, melainkan mengungkap fakta adanya kelompok tertentu yang menyalahgunakan aktivitas itu untuk penyebarluasan paham radikal yaitu terorisme.

“Ini hasil pemantauan. Faktanya memang ada kelompok tertentu yang menyalahgunakan pengajian untuk menyebar paham radikal terorisme. Bukan pengajiannya yang salah, tapi oknum yang memanfaatkannya untuk tujuan jahat,” kata Hamli.

Pengajar Sekolah Kajian Global Strategic (SKSG) Universitas Indonesia Muhammad Syauqillah membenarkan fakta yang diungkapkan oleh Brigjen Hamli.

Menurut dia, khusus untuk penyebarluasan paham radikal terorisme, hal itu biasa terjadi di awal penerimaan mahasiswa.

“Mungkin di sini pernah ada yang mengalami. Nanti kalau masuk ke kampus A, B, dan C hubungi si A, B, dan C. Sudah diarahkan sejak dari masuk. Jaringan mereka memang sangat kuat dari dalam dan luar kampus,” ujar Syauqillah.

Merespons hal tersebut, Syauqillah menekankan pentingnya penanaman pemahaman keagamaan dan kebangsaan bagi generasi muda.

“Seluruh kalangan di lingkungan kampus juga harus bahu-membahu melindungi mahasiswa baru dari pengaruh paham radikal terorisme,” katanya lagi.

Mantan narapidana terorisme Kurnia Widodo menyampaikan pengalamannya kepada mahasiswa untuk dijadikan pembelajaran bersama, agar tidak terjerumus ke dalam jaringan pelaku. Semuanya bisa diawali dengan langkah yang tepat dalam pertemanan.

“Bukannya Rasulullah SAW memerintahkan berteman dengan penjual parfum agar terpapar aroma wangi. Saya sendiri menjadi pelaku karena salah dalam memilih teman. Karena itu, adik-adik di sini saya minta jangan salah dalam pertemanan,” ujar Kurnia. (aws)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB