KPK Buka Saluran Pengaduan Masyarakat Terkait Capim KPK

- Pewarta

Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka saluran pengaduan bagi masyarakat jika memiliki informasi terkait para calon pimpinan (capim) KPK.

“Untuk lebih memaksimalkan informasi tentang rekam jejak calon pimpinan KPK tersebut, kami juga membuka saluran informasi bagi masyarakat jika memiliki informasi terkait para calon pimpinan KPK tersebut,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Febri mengatakan informasi tersebut dapat disampaikan melalui Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK atau masyarakat dapat menghubung call center KPK di 198 dan email pengaduan@kpk.go.id dengan subjek “CAPIM KPK”.

“Informasi yang didapatkan akan kami cek ke lapangan agar data yang dihasilkan lebih maksimal,” ucap Febri.

KPK pun mengharapkan nantinya panitia seleksi calon pimpinan KPK akan mempertimbangkan secara serius rekam jejak para calon tersebut karena KPK akan lebih fokus pada aspek integritas calon.

Hal itu, kata dia, akan dilihat dari kepatuhan terhadap aturan-aturan hukum terkait antikorupsi, keterlibatan dalam kasus-kasus korupsi, pelanggaran etik terkait integritas, asal-usul kekayaan yang tidak wajar, dan hal lain yang terkait.

“KPK mengajak semua pihak untuk mengawal proses seleksi calon pimpinan KPK. Ini merupakan salah satu cara dan kontribusi bersama untuk menjaga dan merawat KPK,” ujar Febri.

Sebelumnya, 40 calon pimpinan KPK itu telah mengikuti ujian profile assestment yang dilakukan pada 8-9 Agustus 2019 di gedung Lemhanas, Jakarta.

Dari 40 orang yang mengikuti profile assesment, latar belakangnya adalah akademisi/dosen tujuh orang, advokat/konsultan hukum dua orang, jaksa tiga orang, pensiunan jaksa: satu orang, hakim satu orang, anggota Polri enam orang, auditor empat orang, komisi kejaksaan/komisi kepolisian nasional satu orang, komisioner/pegawai KPK lima orang, PNS empat orang, pensiunan PNS satu orang dan lain-lain lima orang.

Profile assesment tersebut merupakan kelanjutan tes psikologi yang dilakukan pada 28 Juli 2019 terhadap 104 capim, namun berdasarkan hasil yang diumumkan oleh pansel pada 5 Agustus 2019, hanya ada 40 kandidat yang lolos seleksi dan dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. (bfd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB