PKS : Usulan 10 Pimpinan MPR Habiskan Anggaran Negara

- Pewarta

Kamis, 15 Agustus 2019 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan usulan agar kursi Pimpinan MPR berjumlah 10, akan menghabiskan anggaran negara yang terlalu besar.

“Ide 10 pimpinan yang terdiri dari sembilan fraksi plus satu dari DPD, bukan ide yang patut bagi publik karena anggaran keuangan negaranya besar,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Mardani juga menilai 10 kursi pimpinan MPR itu tidak memberi contoh teladan bagi masyarakat karena di saat sedang sibuk melakukan reformasi birokrasi, MPR justru memperbesar posturnya.

Dia menilai reformasi birokrasi itu harus minim struktur namun kaya akan fungsi dalam menjalankan tugas.

“Jadi kalau 10 kursi Pimpinan MPR itu terlalu banyak, PKS senang bisa masuk, namun kami mikirnya kasihan,” ujarnya.

Selain itu, dia menilai ide untuk mengusung figur dalam paket Pimpinan MPR sangat menarik untuk membangun konsensus bersama.

Namun dirinya khawatir di balik wacana itu ada keinginan agar semua masuk dalam “rombongan besar” sehingga tidak ada mekanisme “check and balance”.

“Paling baik dibuka saja ke publik siapa saja figur yang akan diajukan. Karena kalau figur yang diajukan tidak memiliki kemampuan memimpin lalu dalam jumlah yang banyak, akan menjadi beban,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Partaoanan Daulay mengusulkan agar kursi Pimpinan MPR RI berjumlah 10, terdiri dari sembilan berasal dari fraksi dan satu orang mewakili kelompok DPD RI.

“MPR harus dijadikan sebagai lembaga politik kebangsaan dimana semua fraksi dan kelompok menyatu. Di MPR mestinya tidak ada koalisi dan oposisi, tetapi justru yang perlu ditekankan adalah NKRI,” kata Saleh di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dia mengusulkan komposisi pimpinan MPR itu berasal dari semua fraksi yang ada ditambah dengan perwakilan kelompok DPD.

Saleh menilai beban anggaran untuk tambahan pimpinan MPR tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan kebersamaan yang akan terbangun.

“Apalagi, tambahan pimpinan MPR seperti ini sudah pernah dilakukan. Waktu itu, tambahannya malah langsung tiga orang,” katanya.

Menurut dia, ketika ada tambahan tiga kursi pimpinan MPR mengapa tidak dipersoalkan anggarannya? Kenapa juga tidak dipersoalkan soal politik akomodatif di dalamnya? itu sama saja dengan kondisi sekarang ini. (ibl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB