KPK Dalami Perputaran Uang Diterima Emirsyah Satar Terkait Kasus TPPU

- Pewarta

Rabu, 14 Agustus 2019 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami soal perputaran aliran uang yang diterima tersangka mantan Dirut PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar (ESA) dari tersangka Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd Soetikno Soedarjo (SS).

Untuk mendalaminya, KPK pada Selasa (13/8/2019) memeriksa empat saksi untuk tersangka Soetikno dalam penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Penyidik mengonfirmasi pengetahuan para saksi terkait perputaran aliran uang yang diduga diterima ESA dari SS,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta.

Empat saksi yang diperiksa itu, yakni penyanyi di era 1980-an Istiningdiah Sugianto alias Iis Sugianto, Dwiningsih Haryanti Putri dari unsur swasta, Marcivia Rahmani berprofesi sebagai notaris, dan Hadi Rusli bekerja di Rockpool Ventures pada bagian keuangan.

Lebih lanjut, Febri menyatakan fokus KPK dalam kasus TPPU tersebut adalah pada proses perpindahan dan perubahan bentuk dari uang yang diduga merupakan hasil kejahatan tersebut.

“Karena memang dalam proses tindak pidana korupsi sebelumnya, KPK menemukan sejumlah rekening dan aliran dana di lintas beberapa negara sehingga kami menemukan bukti adanya TPPU di sana,” ucap Febri.

Untuk saksi Iis sebelumnya juga pernah diperiksa KPK pada 15 Januari 2018 sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah.

Iis saat itu diperiksa dalam penyidikan kasus suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.

Saat itu, KPK mengonfirmasi Iis soal peristiwa penjualan rumahnya yang diduga dibeli oleh pihak keluarga tersangka Emirsyah.

Untuk diketahui, kasus TPPU tersebut merupakan pengembangan dari kasus suap pengadaan pesawat tersebut.

KPK pada Rabu (7/8/2019) telah menetapkan Soetikno dan Emirsyah sebagai tersangka TPPU.

Terkait kasus TPPU itu, otoritas penegak hukum di Singapura telah menyita satu unit apartemen milik Emirsyah dan melakukan pemblokiran atas beberapa rekening bank di Singapura.

Selain itu, KPK juga telah menyita satu unit rumah yang beralamat di Pondok Indah, Jakarta Selatan, milik tersangka Emirsyah. (bfd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB