Rahmawati Ingatkan Pancasila Tidak Hanya sebagai Slogan Belaka

- Pewarta

Senin, 12 Agustus 2019 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Putri Presiden Soekarno, Rahmawati Soekarnoputri mengingatkan Pancasila sebagai landasan filosofi bangsa dan landasan negara dalam merekatkan masyarakat Indonesia, tidak hanya dijadikan slogan belaka.

“Kita harus tahu bahwa Pancasila punya dua fungsi. Fungsi pertama, sebagai bintang pemimpin dimana kita mengarah, menciptakan dan membangun masyarakat adil makmur dan sejahtera,” kata Rahmawati pada silahturahmi dan dialog tokoh bangsa dengan tema “Pancasila Perekat Kita, Satu Nusa Satu Bangsa” yang digelar oleh Kemhan RI dan Forum Rekat Indonesia di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Fungsi yang kedua, lanjut dia, sebagai meja statis yang tidak bisa diubah. Artinya, Pancasila itu harga mati.

Menurut dia, dua fungsi ini hanya bisa diciptakan untuk membangun Indonesia merdeka, yaitu dengan UUD 1945.

“Ini tidak bisa lain bahwa UUD 1945 sebagai landasan struktural untuk kita menjalankan Indonesia sebagaimana yang dicita-citakan. Artinya, Pancasila dan UUD 45 tak bisa dipisahkan. Saya harap agar Pancasila digandeng kembali dengan UUD 1945,” kata Rahmawati.

Di tempat yang sama, Wakil Presiden ke-6, Try Sutrisno menyebutkan dalam memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan RI, masyarakat Indonesia harus senantiasa bertafakur, damai, muhasabah, muqorobah dan interospeksi diri.

“Kita juga harus mengevaluasi diri agar bangsa ini semakin maju, semakin kuat dan semakin kokoh bersatu dalam mencapai cita-cita bangsa dalam wujudkan cita proklamasi 17 Agustus 1945,” kata Try Sutrisno.

Dalam acara itu, Menhan RI Ryamizard Ryacudu, bersama tokoh nasional dan tokoh agama seperti Solahudin Wahid (Gus Solah), Habib Luthfi, politisi Demokrat Dede Yusuf, Try Sutrisno, Rahmawati Soekarnoputri dan lainnya membacakan petisi “Rekat Anak Bangsa” secara bersama-sama.

Petisi dibacakan oleh Ketua Forum Rekat Anak Bangsa Eka Gumilar serta diikuti oleh hadirin.

“Petisi rekat anak bangsa, kami bersepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia,” ujar Eka.

Eka mengatakan Forum Rekat Anak Bangsa sepakat untuk menciptakan Indonesia damai serta menghargai perbedaan.

“Kami bersepakat bersama-sama menciptakan Indonesia yang damai, sejuk tenteram dan aman. Kami bersepakat untuk menghormati dan menghargai perbedaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya. (sya)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB