Menteri Muda Dinilai Harus Memiliki Pengalaman Politik-Ketatanegaraan

- Pewarta

Senin, 12 Agustus 2019 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin mengatakan wacana menteri muda, tidak sekadar muda secara usia, tapi harus memiliki pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan.

“Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati itu benar, bahwa menteri muda harus ada pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan,” kata Ujang Komaruddin melalui telepon selulernya, di Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Ujang Komaruddin mengatakan hal itu menanggapi pernyataan Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya usai dikukuhkan sebagai ketua umum DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024, pada Kongres V di Bali yang mengatakan soal wacana menteri muda pada kabinet mendatang harus memiliki pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan.

Menurut Ujang Komaruddin, wacana menteri muda, tidak sekedar muda secara usia, tapi harus memiliki pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan. “Hal yang realistis jika syarat menteri muda minimal pernah menjadi anggota DPR RI,” katanya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini kemudian merujuk pada menteri muda di Malaysia, meskipun masih muda secara usia tapi memiliki banyak pengalaman, pernah menjadi anggota parlemen dan bahkan ketua partai.

“Namun, wacana menteri muda di Indonesia dimaknai berbeda. Muda usia dan memiliki kedekatan dengan elite politik. Bahkan, ada ketua umum partai politik yang mengusulkan anaknya, meskipun tidak memiliki pengalaman ketatanegaraan,” katanya.

Soal pernyataan Megawati bahwa pemuda yang sukses di dunia bisnis belum tentu mampu memimpin kementerian, menurut Ujang, hal itu ada benarnya. Ujang menjelaskan, bahwa memimpin kementerian bukan seperti memimpin perusahaan.

“Memimpin kementerian jauh lebih sulit dari memimpin perusahaan, karena di kementerian akan berhadapan birokrasi yang kondisinya kompleks,” katanya.

Menurut Ujang, jika pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua ingin ada menteri muda, bukan hanya sekedar berusia muda, tapi harus memiliki pengalaman ketatanegaraan dan politik. “Pak Jokowi agar membuat kriteria yang jelas dan rinci, sehingga tidak dipersepsikan terlalu luas. Paling tidak pernah menjadi anggota DPR RI. Itu wajar saja,” katanya.

Ujang menambahkan, kalau Presiden Joko Widodo merekrut menteri muda tanpa kriteria yang jelas, apalagi karena ingin balas budi, maka dapat menimbulkan citra buruk bagi pemerintahan. (riz)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB