Hetifah : Negara Wajib Lindungi Kaum Disabilitas

- Pewarta

Kamis, 8 Agustus 2019 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Samarinda – Anggota DPR RI dapil Provinsi Kalimantan Timur Hetifah Sjaifudian mengatakan negara memiliki kewajiban melindungi kaum disabilitas dan termarjinalkan, sehingga mereka tidak didiskriminisasikan dalam berbagai hal, termasuk dalam lapangan pekerjaan.

“Setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk mendapatkan pekerjaan, untuk itu perlu tindakan nyata (affirmative action) dari pemerintah, sehingga mereka benar-benar merasakan kehadiran negara,” ujar Hetifah saat dihubungi dari Samarinda, Kamis (8/8/2019).

Kehadiran negara diyakini mampu membuat mereka percaya diri dalam mengembangkan setiap kemampuan dan potensi diri, sehingga kaum marjinal (perempuan dan penyandang disabilitas) juga memiliki wadah berkreasi.

Politisi perempuan ini juga mengaku mengatakan hal yang sama saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertema ‘Pendekatan Gender dan Disabilitas Dalam Legislasi Bidang Ketenagakerjaan’ yang diselenggarakan Pusat Perancangan Undang-Undang (UU) Badan Keahlian (BK) DPR RI di Gedung Abdul Moeis, Jakarta, sehari sebelumnya.

“Ada banyak UU yang mengatur kesamaan gender dan disabilitas, namun hal yang disayangkan adalah pelaksanaan UU belum berjalan baik,” tuturnya.

Alasannya masih klasik, yakni karena belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) atau karena kekurangan anggaran, padahal setiap peraturan yang dibuat pasti ada konsekuensi budget yang harus dikeluarkan.

“Selain itu, banyak perusahaan milik negara yang luput akan aturan yang mewajibkan mempekerjakan paling sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari total jumlah pegawai,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena belum adanya data ketimpangan kesetaraan akses hak-hak perempuan dan kelompok rentan diskriminasi di bidang ketenagakerjaan. Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian semua pihak guna memberikan wadah seluas-luasanya bagi kaum marjinal.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini berharap program-program vokasi seperti mengikuti pelatihan keterampilan kerja di lembaga pelatihan kerja yang akan dialokasikan oleh Presiden Joko Widodo, dapat memberikan dampak positif terhadap kaum marjinal. (gho)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB