JK : Dua Kali Tidak Didukung Golkar, Saya Menang Pemilu

- Pewarta

Kamis, 1 Agustus 2019 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.id, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dirinya dua kali tidak didukung Partai Golkar tetapi bisa memenangkan pilpres sebagai wapres; namun ketika didukung partai beringin itu sebagai capres, justru kalah.

“Saya wapres pertama tanpa partai. Begitu ikut (pilpres) kedua kalinya untuk presiden, didukung Partai Golkar, kalah. Masuk lagi jadi wapres, tanpa partai lagi, menang lagi kan,” kata JK saat menghadiri Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) V Kosgoro di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Rabu (30/7/2019) malam.

JK memaknai peristiwa tersebut sebagai pengalaman yang baik, bahwa kerja keras sebagai kandidat pemimpin ternyata bisa membawa kemenangan dalam pemilu.

“Jadi itu pengalaman yang baik bahwa yang penting adalah upaya, kerja keras, kerja yang bermanfaat untuk semua orang,” tambahnya.

Hal itu menunjukkan sistem demokrasi di Indonesia semakin baik, apalagi setelah pelaksanaan Pilpres pada April lalu yang membawa kondisi politik di masyarakat menjadi lebih baik.

“Kita baru saja melalui kegiatan politik yang sangat penting pada Pemilu April yang lalu. Ada peristiwa-peristiwa yang memberikan kita upaya untuk memperbaiki, dan juga sekarang sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya, dimana persatuan kita pada akhirnya dapat kita capai bersama,” katanya.

Dengan dinamika politik dalam pemilu tersebut, JK menekankan bahwa di Indonesia demokrasi hanyalah alat untuk mencapai kemajuan bangsa bersama, meskipun dengan pilihan politik berbeda.

Oleh karena itu, Wapres berharap seluruh partai dan organisasi politik di Indonesia, termasuk Kosgoro, dapat menjunjung tinggi demokrasi dalam menjalankan organisasi tersebut.

“Apabila suatu partai atau organisasi ingin mencapai tujuannya dengan cara demokratis, maka partai dan organisasi itu harus lebih dahulu demokratis dibanding untuk mencapai cara yang demokratis,” ujarnya, seperti dikutip Antara. (fra)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB