Sesmenpora Dikonfimasi soal Pengelolaan Anggaran dan Program Kemenpora

- Pewarta

Jumat, 26 Juli 2019 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengaku dikonfirmasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal pola pengelolaan anggaran dan program di Kemenpora dari 2014 sampai 2018.

“Tadi karena ada surat panggilan dari KPK untuk dimintai keterangan dalam konteks KPK ingin tahu tentang pola pengelolaan anggaran dan program sepanjang 2014 sampai 2018,” kata Gatot di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan bahwa lembaganya meminta keterangan Gatot dalam pengembangan perkara di Kemenpora.

“Yang kedua, kenapa harus saya? Karena saya sebagai Sesmenpora, sebagai kepala kantor. Bagaimana tata kelola itu dilakukan, masih sebatas itu (pertanyaannya),” ucap Gatot.

Saat dikonfirmasi apakah dirinya juga dikonfirmasi soal perkara korupsi terkait dana hibah dari pemerintah kepada KONI, Gatot mengaku tidak pertanyaan soal itu.

“Tadi tidak ada pertanyaan tentang hibah karena surat panggilannya di situ tidak menyebut masalah KONI atau dana hibah, tidak menyebut,” ujar Gatot.

Ia juga mengaku bahwa dalam surat panggilannya tidak disebut soal kebijakan Menpora Imam Nahrawi.

“Tidak, belum ke arah itu. Masih pertanyaan seputar itu tentang bagaimana program itu berlangsung, pengelolaan anggaran, bagaimana pelaksanaannya kemudian bagaimana kontrolnya. Seperti itu,” tuturnya.

Dalam pemanggilannya, ia juga membawa dokumen-dokumen yang terkait dengan pengelolaan anggaran dan program di Kemenpora tersebut.

Baca juga: Saksi akui serahkan Rp400 juta ke aspri Menpora

“Iya, bisa bayangkan sepanjang 2014 sampai 2018 itu dokumen-dokumen kegiatan, sepanjang 2014 sampi 2018 itu apa saja kegiatannya. Tadi seperti yang saya katakan, saya di Kemenpora kan baru Maret 2014. Sebelumnya saya pindahan dari Kemkominfo. Awalnya saya Deputi V (Kemenpora) habis itu 2016 saya Deputi IV, 2017 baru sebagai Sesmenpora,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika ada pertanyaan-pertanyaan menyangkut kejadian pada 2014 sampai 2015, ia tidak mengetahuinya.

“Jadi, kalau ada pertanyaan terkait dengan kejadian 2014, 2015, kalau saya tidak tahu, saya jawab tidak tahu karena saat itu saya belum jadi Sesmenpora,” ucap Gatot. (ben)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB