Musim Kemarau, Cabai Lampung Tembus Rp100.000/Kg

- Pewarta

Senin, 15 Juli 2019 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Bandarlampung – Harga cabai merah dan cabai rawit di sejumlah daerah di Provinsi Lampung, cukup mahal. Berada di rentang Rp80.000- Rp100.000 per kilogram (kg). Ya, karena persediaan menipis di musim kemarau.

Berdasarkan pantauan di Pasar Sukarame Bandarlampung, Minggu (14/7/2019), harga cabai rawit mencapai Rp80.000/kg. Ke depan, harganya diperkirakan masih sulit turun.

Beberapa pedagang di Pasar Sukarame menyebutkan kenaikan harga cabai cenderung naik mulai awal Juli. Harga cabai merah keriting kini mencapai Rp75.000/kg, cabai hijau Rp38.000/kg dan cabai rawit besar mencapai Rp70.000/kg.

Sementara di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, harga cabai merah terus naik dan kini harga bumbu masak itu di pasar tradisional telah mencapai Rp100.000 per kilogram. “Sekarang harga cabai merah saja sudah mencapai Rp100.000 per kilogram, padahal awal Juli masih Rp85.000 .000/kg,” kata Barkah, salah seorang pedagang di Mesuji.

Ia mengatakan, harga cabai yang tinggi ini tentu membebani usaha rumah makan, seperti warung pecel. Sementara itu, Imah yang merupakan pedagang di pasar tradisional Simpang Pematang, mengatakan kenaikan harga cabai merah dipengaruhi pengurangan pasokan sebagai dampak musim kemarau.

Ia mengatakan, selama musim kemarau, banyak petani mengalami gagal panen, karena tanaman cabai kekeringan. “Pasokan cabai kurang karena kemarau, sehingga banyak petani gagal panen,” katanya. (*)

Berita Terkait

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:17 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:05 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 14:15 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

USSEC leadership, the USSEC Indonesia team, and U.S. Soy farmers at the USDA Agricultural Trade Mission to Indonesia — highlighting U.S. Soy’s strong partnerships across the region.

Pers Rilis

U.S. Soy Peringati 45 Tahun Kemitraan dengan Indonesia

Selasa, 15 Sep 2026 - 01:00 WIB