Pernyataan Moeldoko Muncul karena Rekonsiliasi Buntu

- Pewarta

Selasa, 9 Juli 2019 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pernyataan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut pembahasan rekonsiliasi akan menghambat kinerja pemerintah dinilai muncul lantaran tidak ada titik temu antara kubu Jokowi dengan kubu Prabowo.

Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad menduga pernyataan mantan panglima TNI itu keluar karena proses rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo yang berbelit-belit dan tidak segera menemui titik terang.

“Menurut saya tidak ada titik temu di tengah arus varian perkembangan rekonsiliasi yang belum ada kesepakatan. Nah di situ pernyataan Pak Moeldoko ada di sana,” ucap Nyarwi, Senin (8/7/2019).

Rekonsiliasi buntu lantaran kedua kubu tidak saling membuka diri. Menurut Nyarwi, pihak Jokowi telah membuka diri untuk diadakannya rekonsiliasi. Namun hal tersebut tidak berbanding lurus dengan sikap dari pihak Prabowo.

Atas alasan itu, dia berharap kubu Prabowo segera mengambil keputusan tegas agar agenda mendesak pemerintah bisa segera diselesaikan tanpa terganggu, sebagaimana yang diutarakan Moeldoko.

“Harus segera mencari titik temu agar agenda kebangsaan, agenda pembangunan itu kemudian sama-sama bisa diformulasikan dan kemudian kita bisa mencoba arah dari akselerasinya seperti apa,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB