Sekjen Kemenag Kembali Dikonfirmasi soal Seleksi Jabatan

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2019 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Nur Kholis Setiawan mengaku kembali dikonfirmasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal seleksi jabatan di Kementerian Agama.

KPK, Senin (13/5/2019), memeriksa Nur Kholis sebagai saksi untuk dua tersangka Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS) dalam penyidikan kasus suap terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama 2018-2019.

“Ya terkait panitia seleksi, kemarin hari Selasa 7 Mei, kami semua kan juga dipanggil, saya, kemudian sekretaris pansel, juga anggota pansel dipanggil memberikan keterangan kemudian rupanya ada yang perlu dikonfirmasi, saya dipanggil hari ini,” kata Nur Kholis usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin.

Sebelumnya, KPK pada Selasa (7/5) juga telah memeriksa Nur Kholis yang juga Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama itu bersama tiga saksi lainnya, yaitu Sekretaris Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag Abdurrahman Mas’ud, anggota Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag Khasan Effendy dan Karo Kepegawaian Kemenag Ahmadi.

Namun, Nur Kholis mengaku bahwa dalam pemeriksaannya tidak dikonfirmasi oleh penyidik KPK soal peranan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin maupun Romahurmuziy alias Rommy, salah satu tersangka dalam suap pengisian jabatan di Kemenag itu.

“Tidak, dalam BAP saya yang sebelumnya dikonfirmasi dengan BAP dari panitia-panitia pelaksana karena kan ada dua ranah yang berbeda antara panitia seleksi dengan panitia pelaksana,” ucap Nur Kholis.

Oleh karena itu, kata dia, pemeriksaannya kali ini hanya melengkapi keterangan yang telah diberikan sebelumnya saat diperiksa pada Selasa (7/5) lalu.

“Jadi, ketika kemarin tanggal 7 Mei kami dipanggil berempat mungkin masih ada keterangan yang masih belum sinkron atau mungkin ada yang berbeda sehingga saya pada pagi hari ini dipanggil kembali memberikan keterangan,” tuturnya.

Ia pun juga enggan menjelaskan lebih lanjut saat dikonfirmasi sejauh mana peran dari Menteri Agama dalam seleksi jabatan tersebut.

“Itu ranahnya penyidik KPK lah. Kalau pansel ini kan memang pekerjaannya sesuai SOP-nya menyajikan hasil kemudian wewenang untuk memilih sepenuhnya ada di pimpinan (Menag),” kata dia.

Sebelumnya, KPK juga pernah memeriksa Nur Kholis pada Rabu (27/3). Saat itu, Nur Kholis mengakui dikonfirmasi lembaga antirasuah itu soal alur seleksi jabatan di Kementerian Agama Tahun 2019. (ben)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB